Bunga Mekaar Anjlok Demi Jutaan Ibu

Author Image

Endang Wulansari

13 Agustus 2026, 18:04 WIB

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) (Persero), bagian dari BRI Group, mengambil langkah signifikan untuk memperkuat ekonomi akar rumput. Melalui program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera), bunga pembiayaan kini ditetapkan sebesar 8%. Kebijakan ini, seperti dilaporkan jabarpos.id, bertujuan khusus menyasar para ibu pengusaha ultra mikro di seluruh Indonesia.

Direktur Utama PNM, Kindaris, menjelaskan bahwa penurunan suku bunga ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menerjemahkan agenda besar pemerintah. "Arahan Presiden untuk memperkuat ekonomi rakyat menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan akses pembiayaan yang semakin terjangkau. Bagi PNM, pembiayaan bukan hanya tentang memberikan modal, tetapi bagaimana akses tersebut dapat menjadi pintu bagi ibu-ibu pengusaha ultra mikro untuk tumbuh, semakin mandiri, dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya," ujar Kindaris dalam keterangan resminya.

Bunga Mekaar Anjlok Demi Jutaan Ibu
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Dengan bunga yang jauh lebih ringan, para pelaku usaha ultra mikro, khususnya perempuan, kini memiliki ruang lebih besar untuk mengembangkan bisnis mereka. Langkah ini mempertegas keberpihakan terhadap pengusaha di tingkat akar rumput, membuka kesempatan lebih luas untuk membangun kemandirian ekonomi, serta mendorong lebih banyak masyarakat masuk ke dalam ekosistem keuangan formal. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi nasabah untuk mengelola modal secara lebih optimal, mempertahankan keberlangsungan usaha, hingga memperbesar peluang untuk tumbuh.

PNM tidak hanya berhenti pada pemberian modal. Model pemberdayaan yang dijalankan turut mengintegrasikan pembiayaan dengan pendampingan usaha, peningkatan kapasitas, literasi keuangan, pengembangan jejaring, dan solidaritas sosial. Nasabah diwajibkan hadir dan mengikuti mekanisme kelompok, memastikan manfaat yang diterima tidak hanya sebatas akses modal, tetapi juga dukungan komprehensif untuk keberlanjutan usaha.

Sebelumnya, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengungkapkan bahwa keputusan ini lahir dari serangkaian pertemuan penting. Pertemuan yang melibatkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan perwakilan dari jabarpos.id, membahas program kredit untuk 14 juta perempuan yang selama ini berada di bawah naungan PNM Mekaar.

Menurut Maman, pemerintah memutuskan untuk mempercepat program PNM Mekaar sesuai arahan Presiden. Bunga yang sebelumnya rata-rata mencapai 20%—dengan rentang antara 18% hingga 24%—kini harus diturunkan secara drastis. "Perintah dari Pak Presiden harus didorong di bawah 10% agar tidak membebani beliau-beliau, ibu-ibu yang masuk dalam golongan pra-sejahtera," kata Maman.

Setelah melalui formulasi dan pembahasan mendalam, diputuskanlah bunga sebesar 8%. Maman berharap kebijakan ini dapat secara signifikan membantu para ibu prasejahtera. Program PNM Mekaar dengan bunga 8% ini telah diluncurkan pada awal September, menjadi angin segar bagi jutaan keluarga di Indonesia.

Related Post