Perang Timur Tengah Guncang Pasar RI Rupiah Anjlok IHSG Terjun

Author Image

Endang Wulansari

11 September 2026, 15:31 WIB

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menghantam pasar keuangan Indonesia. Pada perdagangan Jumat (11/09), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat mengalami tekanan signifikan, memicu kekhawatiran di kalangan investor. jabarpos.id mencatat, aksi jual masif investor menjadi pendorong utama pelemahan ini, seiring dengan meningkatnya ketidakpastian global.

Data menunjukkan, IHSG harus rela terkoreksi nyaris 2%, menutup perdagangan di level sekitar 6.400-an. Tak hanya itu, mata uang Garuda juga tak luput dari tekanan, dengan Rupiah terperosok kembali ke posisi Rp 17.600-an per Dolar AS. Kondisi ini mencerminkan sentimen negatif yang kuat di pasar, di mana investor memilih untuk menarik modalnya dari aset-aset berisiko demi mencari keamanan di tengah gejolak global.

Perang Timur Tengah Guncang Pasar RI Rupiah Anjlok IHSG Terjun
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Untuk memahami lebih dalam dinamika pergerakan pasar modal RI di akhir pekan yang penuh gejolak ini, analisis mendalam telah disajikan. Shania Alatas, jurnalis CNBC Indonesia, bersama dengan FX Analyst Elvan Chandra Widyatama, mengupas tuntas sentimen pendorong pelemahan ini dalam program Power Lunch CNBC. Mereka membahas faktor-faktor fundamental dan teknikal yang memengaruhi keputusan investor di tengah ketidakpastian global, memberikan gambaran komprehensif mengenai prospek pasar ke depan.

Related Post