Misteri Nasabah MNC Bank Susah Tarik Tunai

Author Image

Endang Wulansari

8 November 2026, 21:31 WIB

Jabarpos.id – Dunia perbankan tanah air mendadak riuh setelah munculnya kabar mengenai kendala penarikan dana yang dialami oleh nasabah PT Bank MNC Internasional Tbk. (BABP). Isu ini mencuat ke permukaan setelah sejumlah keluhan nasabah viral di berbagai platform media sosial, yang memicu kekhawatiran publik mengenai kondisi likuiditas bank tersebut.

Gejolak ini bermula dari sebuah unggahan di media sosial Threads yang menarik perhatian luas. Seorang pengguna akun @raraw.secacc mengeluhkan sulitnya melakukan transfer dana serta adanya pembatasan ketat saat ingin menarik uang tunai di kantor cabang. Dalam unggahannya, ia menyebutkan bahwa pada awal November 2026, ia hanya diperbolehkan menarik uang tunai maksimal sebesar Rp500 ribu saja di kantor cabang tertentu. Keluhan tersebut pun segera memicu diskusi panjang di kalangan netizen yang merasa resah akan keamanan dana mereka.

Misteri Nasabah MNC Bank Susah Tarik Tunai
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Menanggapi kegaduhan yang berkembang, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bergerak cepat dengan melakukan investigasi mendalam. OJK menyatakan bahwa pihaknya tengah menelusuri kondisi kesehatan finansial MNC Bank, terutama terkait pengelolaan arus kas dan kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban kepada seluruh nasabahnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. OJK telah meminta manajemen MNC Bank untuk segera mencari solusi konkret guna memulihkan layanan transaksi nasabah. "OJK telah mendalami dan menelusuri kondisi bank, termasuk likuiditas dan pengelolaan arus kas. Jika ditemukan kendala dalam pemenuhan kewajiban, OJK akan mengambil langkah pengawasan yang tegas," ujar Dian dalam keterangannya.

Meski demikian, OJK memberikan catatan bahwa secara permodalan, BABP sejauh ini masih berada dalam batas ketentuan yang berlaku. Masyarakat pun diminta untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak terkendali di media sosial.

Di sisi lain, pihak manajemen PT Bank MNC Internasional Tbk. akhirnya memberikan klarifikasi resmi melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pihak bank menjelaskan bahwa kendala yang terjadi sebenarnya disebabkan oleh proses pemulihan (recovery) pada layanan transaksi digital mereka yang masih berlangsung.

Manajemen menyatakan bahwa gangguan teknis ini berdampak pada operasional, seperti meningkatnya antrean di kantor cabang maupun lonjakan panggilan ke layanan call center. Namun, mereka menjamin bahwa gangguan tersebut tidak memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap kondisi keuangan perusahaan secara keseluruhan.

Sebagai langkah mitigasi, MNC Bank menyarankan nasabah untuk menggunakan jaringan ATM mereka jika ingin melakukan penarikan tunai atau sekadar mengecek saldo. Selain itu, nasabah juga diimbau untuk tetap mengikuti informasi resmi melalui situs web dan akun media sosial perseroan guna menghindari simpang siur informasi yang beredar di masyarakat. Melansir laporan dari jabarpos.id, pihak bank berkomitmen untuk segera menormalkan seluruh jaringan layanan agar aktivitas perbankan nasabah dapat kembali berjalan lancar.

Related Post