jabarpos.id – Makkah, kota kelahiran Nabi Muhammad SAW, dikenal sebagai pusat perdagangan yang menghubungkan Timur dan Barat. Tak heran, banyak saudagar kaya raya lahir di kota ini. Salah satunya adalah Abdurrahman bin Auf, sahabat Nabi yang dikenal dengan kekayaannya yang melimpah.
Lantas, apa rahasia sukses Abdurrahman bin Auf hingga menjadi salah satu orang terkaya di Makkah?

Menurut riset "Konsep Bisnis Abdurrohman Bin ‘Auf Radiyallahu ‘Anh Ditinjau dari Fiqih Muamalah dan Sejarah" (2022), kunci keberhasilan Abdurrahman terletak pada prinsip bisnis yang selalu ia pegang teguh. Ia selalu menghindari segala bentuk transaksi haram, tidak pernah berhutang, dan berdagang sesuai dengan keahliannya.
Selain itu, Abdurrahman juga dikenal sebagai sosok yang dermawan. Keuntungan yang diperoleh selalu diputar untuk hal-hal bermanfaat, seperti bersedekah kepada keluarga dan orang-orang yang membutuhkan. Ia juga menghindari penjualan barang secara kredit karena menganggapnya sebagai riba.
Satu hal penting lainnya, Abdurrahman tidak pernah meremehkan keuntungan kecil. Baginya, setiap keuntungan, sekecil apapun, tetaplah keuntungan dan harus disyukuri sebagai tanda bahwa barang dagangannya laku.
Kedermawanan Abdurrahman bin Auf tercermin dari sedekah yang pernah ia berikan. Tercatat, ia pernah menjual tanah seharga 1.000 dinar, menyumbangkan 500 kuda dan 1.500 unta untuk kaum Muslimin yang akan berperang, serta mewasiatkan ratusan ribu dinar untuk para veteran Perang Badar menjelang wafatnya.
Jika dikonversikan ke nilai mata uang saat ini, total sumbangan Abdurrahman bin Auf mencapai puluhan miliar rupiah. Tentu saja, perhitungan ini tidak sepenuhnya akurat karena menggunakan kurs masa kini. Namun, hal ini semakin menegaskan bahwa Abdurrahman bin Auf adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang paling kaya raya.





