Saham Ini Meroket Ada Dana Triliunan Siap Masuk

Author Image

Endang Wulansari

2 Juli 2026, 08:04 WIB

Jakarta – Pasar modal kembali dihebohkan dengan pergerakan saham emiten PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) yang melesat tajam hingga menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA) hari ini. Kenaikan fantastis ini terjadi seiring pengumuman aksi korporasi besar-besaran yang akan dilakukan perseroan, yakni Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD III) atau rights issue. Menurut laporan yang diterima jabarpos.id, COCO berencana menerbitkan saham baru dalam jumlah signifikan untuk menggalang dana segar.

Dalam aksi korporasi ini, COCO akan menerbitkan sebanyak 10.678.367.772 saham baru atas nama, dengan nilai nominal Rp100 per saham. Jumlah ini setara dengan maksimal 75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Dengan harga pelaksanaan rights issue yang ditetapkan sebesar Rp120 per saham, COCO menargetkan perolehan dana segar hingga Rp1,28 triliun.

Saham Ini Meroket Ada Dana Triliunan Siap Masuk
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Pengumuman ini sontak memicu respons positif dari pasar. Saham COCO langsung melesat 35% ke level Rp172, mencapai batas ARA pada perdagangan hari ini. Bagi investor yang tertarik, setiap pemegang 1 lembar saham COCO yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada penutupan perdagangan 10 Juli 2026 berhak atas 3 HMETD. Setiap 1 HMETD memberikan hak untuk membeli 1 saham baru yang wajib dibayar penuh saat pemesanan. Periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD dijadwalkan berlangsung selama lima hari kerja, mulai 14 Juli 2026 hingga 21 Juli 2026.

Mahogany Global Investment Pte. Ltd, sebagai pemegang saham utama sekaligus pengendali COCO dengan kepemilikan 51,32% atau setara 1.826.864.604 saham, berhak atas 5.480.593.812 HMETD. Manajemen COCO juga telah menyiapkan skema penjaminan. Apabila saham baru tidak seluruhnya terserap oleh pemegang saham atau pemegang HMETD, sisa saham akan dijatahkan secara proporsional kepada pemegang HMETD yang meminta penambahan. Jika masih ada sisa, pembeli siaga akan menyerap maksimal 4.302.095.122 saham yang tidak diambil bagian tersebut dengan harga pelaksanaan yang sama, yaitu Rp120 per saham, yang akan dibayar tunai.

Tak hanya rights issue, COCO juga akan menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya 355.945.592 unit, atau sekitar 10% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh. Setiap 30 saham baru yang diperoleh dari pelaksanaan HMETD akan disertai dengan 1 Waran Seri I. Pemegang 1 Waran Seri I berhak membeli 1 saham perseroan dengan harga pelaksanaan Rp800 per saham, berpotensi menambah dana kas perseroan hingga Rp284,75 miliar. Waran Seri I ini akan kadaluarsa dan tidak berlaku jika tidak dilaksanakan hingga akhir periode.

Dana yang terkumpul dari PMHMETD III, setelah dikurangi biaya emisi, sekitar Rp1,17 triliun, akan dialokasikan untuk ekspansi dan investasi usaha perseroan. Sisanya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja operasional. Sementara itu, seluruh dana hasil pelaksanaan Waran Seri I akan difokuskan untuk modal kerja dan biaya operasional COCO. Ini meliputi pembelian bahan baku dan pembayaran kepada pemasok, biaya pemasaran, pengembangan produk, logistik dan distribusi, operasional kantor, digitalisasi operasional, serta kebutuhan pendukung lainnya demi menjaga keberlangsungan kegiatan usaha perseroan.

Hingga saat ini, kapitalisasi pasar COCO tercatat sebesar Rp612,23 miliar, menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek perusahaan pasca-aksi korporasi ini. Berikut adalah jadwal penting terkait aksi korporasi COCO yang perlu dicermati investor:

  • Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) akan digelar pada 17 April 2026.
  • Tanggal Efektif ditetapkan pada 30 Juni 2026.
  • Tanggal Cum HMETD di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 8 Juli 2026, sedangkan di pasar tunai pada 10 Juli 2026.
  • Tanggal Pencatatan Pemegang Saham Yang Berhak atas HMETD (Recording Date) adalah 10 Juli 2026.
  • Periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD berlangsung dari 14 hingga 21 Juli 2026.
  • Adapun Waran Seri I akan diperdagangkan di pasar reguler dan negosiasi mulai 14 Juli 2026 hingga 10 Juli 2031, dengan periode pelaksanaan dari 18 Januari 2027 hingga 10 Juli 2031.

Related Post