Saham Ciputra Diserbu Investor Raksasa

Author Image

Endang Wulansari

8 Juli 2026, 04:05 WIB

jabarpos.id – Dunia pasar modal Indonesia kembali dihebohkan dengan manuver besar dari raksasa keuangan global, Morgan Stanley and Co International Plc. Perusahaan investasi terkemuka ini secara signifikan meningkatkan kepemilikan sahamnya di PT Ciputra Development Tbk (CTRA), sebuah langkah yang menarik perhatian banyak pihak setelah diumumkan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (7/7/2026).

Morgan Stanley kini tercatat menguasai 18,4% dari total saham CTRA, setara dengan 3,41 miliar lembar saham. Lonjakan kepemilikan ini terjadi menyusul serangkaian transaksi masif yang berlangsung pada 2 Juli 2026. Dalam laporan tersebut, terungkap adanya pembelian sebanyak 3 miliar saham biasa. Selain itu, pada tanggal yang sama, juga terjadi transaksi atas 11.400 saham biasa dengan harga Rp560 per saham.

Saham Ciputra Diserbu Investor Raksasa
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Tujuan di balik aksi borong saham jumbo ini adalah untuk investasi langsung, menunjukkan kepercayaan tinggi Morgan Stanley terhadap prospek dan fundamental bisnis pengembang properti ternama tersebut. Sebelum transaksi spektakuler ini, Morgan Stanley hanya memiliki 410,58 juta saham CTRA, yang merepresentasikan sekitar 2,2% dari total hak suara. Setelah serangkaian akuisisi tersebut, porsi kepemilikan mereka meroket tajam menjadi 18,40%.

Sebagai gambaran struktur kepemilikan, per 31 Mei 2026, PT Sang Pelopor masih menjadi pemegang saham pengendali utama CTRA dengan porsi 53,3%. Sementara itu, masyarakat umum menggenggam sisa 45,6% saham perusahaan.

Kabar mengenai masuknya Morgan Stanley sebagai salah satu investor institusional terbesar di CTRA langsung direspons positif oleh pasar. Pada penutupan perdagangan Selasa (7/7/2026), saham CTRA melonjak 5,81% ke level Rp565 per saham. Kenaikan ini turut mendongkrak kapitalisasi pasar emiten properti tersebut hingga mencapai Rp10,47 triliun, menandakan optimisme investor terhadap kinerja dan potensi pertumbuhan CTRA di masa mendatang.

Related Post