Pekerja Wajib Tahu Akses Rumah Impian Kini Terbuka

Author Image

Endang Wulansari

11 Juli 2026, 00:04 WIB

Sinergi strategis antara PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) dan BPJS Ketenagakerjaan baru saja diresmikan, membuka gerbang pembiayaan perumahan syariah yang lebih mudah diakses bagi jutaan pekerja di Tanah Air. Melalui kolaborasi ini, seperti dilansir jabarpos.id, para peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan kini memiliki kesempatan emas untuk mewujudkan impian memiliki hunian layak.

Program unggulan yang ditawarkan adalah BSI Griya, yang dirancang khusus dengan berbagai kelebihan. Salah satunya adalah jaminan angsuran yang stabil dan tidak berubah hingga masa akhir pembiayaan, memberikan ketenangan finansial bagi nasabah. Selain itu, tenor pinjaman yang sangat fleksibel, mencapai 30 tahun, memungkinkan pekerja untuk mengatur arus kas bulanan mereka dengan lebih baik tanpa beban yang memberatkan.

Pekerja Wajib Tahu Akses Rumah Impian Kini Terbuka
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Anggoro Eko Cahyo, Direktur Utama BSI, dalam keterangannya menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan wujud nyata komitmen BSI. Tujuannya adalah mendukung penuh program pemerintah dalam menanggulangi defisit perumahan nasional (backlog) serta mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor.

"Sektor properti memiliki dampak berganda yang luar biasa terhadap banyak industri pendukung di Indonesia. Dengan kolaborasi strategis bersama BPJS Ketenagakerjaan ini, BSI berupaya menghadirkan solusi konkret bagi para pekerja agar dapat memiliki tempat tinggal yang layak, berlandaskan prinsip syariah yang menjunjung keadilan," ungkap Anggoro saat penandatanganan PKS di Grha BP Jamsostek, Jumat (10/7/2026).

Ia menambahkan, inovasi pada layanan BSI Griya ini secara khusus didesain untuk merespons kebutuhan generasi milenial dan Z yang kini menjadi mayoritas dalam portofolio pembiayaan rumah BSI. Dengan mengusung prinsip syariah, angsuran pembiayaan yang stabil memungkinkan perencanaan keuangan keluarga pekerja menjadi jauh lebih prediktif dan terencana.

Komitmen BSI dalam memfasilitasi pembiayaan perumahan tercermin dari performa bisnisnya yang sangat kuat. Per Mei 2026, total portofolio pembiayaan BSI Griya telah melampaui angka Rp60,80 triliun, menunjukkan tren peningkatan yang stabil dan berkelanjutan.

Secara makro, fundamental keuangan BSI hingga Mei 2026 menunjukkan kondisi yang sangat sehat. Bank syariah terbesar di Indonesia ini berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp3,39 triliun, melonjak signifikan 16,73% secara tahunan. Percepatan pertumbuhan ini didorong oleh penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp335 triliun, atau naik 14,60% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan segmen konsumer menjadi lokomotif utamanya.

Di tengah ekspansi bisnis yang agresif, BSI tetap mempertahankan kualitas aset yang terjaga dengan baik. Indikatornya terlihat dari rasio Pembiayaan Bermasalah (Non-Performing Financing/NPF) Gross yang berhasil ditekan hingga membaik ke level 1,80% per Mei 2026, lebih rendah dari 1,88% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan penguatan sinergi antarlembaga dan didukung kinerja keuangan yang kokoh, BSI menyatakan optimisme untuk terus memperluas jangkauan inklusi keuangan syariah, sekaligus berperan sebagai pilar penting dalam peningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia.

Di sisi lain, Saiful Hidayat, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, menyambut baik kehadiran BSI. Menurutnya, BSI sebagai bank penyalur Manfaat Layanan Tambahan (MLT) akan signifikan memperluas opsi dan akses pembiayaan perumahan berbasis syariah bagi para peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Saiful menjelaskan, bagi jutaan peserta BPJS Ketenagakerjaan, kolaborasi ini diharapkan dapat mempermudah jalan mereka untuk memiliki rumah. Hunian ini tidak hanya

Related Post