Peluang Emas di Tengah Gejolak Pasar

Author Image

Endang Wulansari

2 Agustus 2026, 04:04 WIB

Gelombang sentimen negatif, mulai dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah, evaluasi indeks global oleh MSCI, hingga dinamika internal seperti mundurnya Gubernur Bank Indonesia, telah menciptakan bayangan di pasar keuangan Tanah Air. Namun, di tengah kondisi tersebut, sebuah optimisme kuat datang dari CEO Pinnacle Investment, Guntur Putra. Menurut informasi yang dihimpun jabarpos.id, Guntur menilai valuasi pasar keuangan Indonesia kini berada pada titik yang sangat murah, menjadikannya momen ideal bagi investor untuk kembali berinvestasi.

Guntur Putra juga menekankan pentingnya arah kebijakan pemerintah Indonesia yang berorientasi pada pendorong ekonomi secara menyeluruh. Kebijakan semacam itu diharapkan mampu mengembalikan keyakinan para pelaku pasar. Selain itu, langkah S&P Global Ratings yang baru-baru ini mempertahankan outlook peringkat utang jangka panjang Indonesia di level stabil, dipandang sebagai katalis positif yang berpotensi menarik kembali aliran dana asing ke dalam negeri.

Peluang Emas di Tengah Gejolak Pasar
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Meski demikian, di tengah ketidakpastian yang masih membayangi, Guntur Putra mengamati adanya pergeseran preferensi investor. Mereka cenderung mengalihkan dananya ke kelas aset yang dianggap lebih ‘aman’ dan menawarkan imbal hasil menarik, seperti obligasi dan instrumen pasar uang. Strategi ini menjadi pilihan rasional untuk mengamankan nilai investasi sekaligus meraih keuntungan di tengah volatilitas pasar.

Lantas, bagaimana sebenarnya arah investasi yang tepat di pasar keuangan saat gejolak belum sepenuhnya mereda? Pertanyaan krusial ini dibahas lebih lanjut dalam dialog eksklusif Andi Shalini dengan CEO Pinnacle Investment, Guntur Putra, dalam program Power Lunch CNBC. Diskusi tersebut memberikan pandangan mendalam mengenai strategi berburu imbal hasil terbaik di tengah sentimen negatif yang masih berlanjut.

Related Post