Jurus Investasi Sultan di Era Penuh Gejolak

Author Image

Endang Wulansari

14 September 2026, 04:04 WIB

Di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global, para nasabah kelas atas atau ‘sultan’ dihadapkan pada tantangan besar dalam menempatkan investasi mereka. jabarpos.id melaporkan, General Manager Divisi Wealth Management BNI, Henny Eugenia, membeberkan strategi khusus yang diterapkan untuk mengelola aset nasabah tajir BNI Emerald dan BNI Private, terutama menjelang tahun 2026.

Sentimen pasar global yang bergejolak, dipicu oleh konflik geopolitik dan potensi kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral seperti The Fed dan Bank Indonesia, menjadi faktor krusial yang dipertimbangkan. Kondisi ini menuntut pendekatan investasi yang lebih adaptif dan cermat dari para investor, terutama mereka yang memiliki portofolio besar.

Jurus Investasi Sultan di Era Penuh Gejolak
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Henny Eugenia menjelaskan bahwa pilihan aset dan strategi investasi bagi nasabah BNI Emerald dan BNI Private dirancang secara personal, disesuaikan dengan ‘risk appetite’ atau profil risiko masing-masing individu. Prioritas utama adalah keseimbangan antara likuiditas aset yang memadai dan potensi imbal hasil yang optimal.

Dinamika global yang terus berubah, termasuk kemungkinan penyesuaian suku bunga oleh The Fed maupun BI Rate, mengharuskan nasabah untuk secara berkala melakukan rebalancing portofolio. Ini adalah langkah proaktif untuk memastikan alokasi aset tetap sesuai dengan tujuan investasi di tengah kondisi pasar yang tidak menentu. Dalam diskusi di program Power Lunch CNBC, Henny Eugenia menegaskan bahwa peran wealth management menjadi krusial dalam membimbing nasabah kaya melewati periode penuh tantangan ini.

Dengan demikian, pengelolaan kekayaan bagi nasabah tajir di era ketidakpastian global bukan sekadar tentang memilih instrumen investasi, melainkan tentang strategi adaptif, pemahaman mendalam terhadap risiko, dan kemampuan untuk merespons perubahan pasar dengan cepat dan tepat.

Related Post