Jepang Guncang Pasar Suku Bunga Rekor Baru

Author Image

Endang Wulansari

19 September 2026, 06:31 WIB

Bank Sentral Jepang (BoJ) kembali membuat gebrakan di pasar keuangan global. Pada Jumat, 18 September 2026, BoJ secara mengejutkan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin, menjadikannya 1,25%. Keputusan ini, yang dilaporkan oleh jabarpos.id dari program Power Lunch CNBC Indonesia, menandai level suku bunga tertinggi yang pernah dicapai Jepang sejak tahun 1995. Langkah ini juga menegaskan percepatan siklus kenaikan suku bunga yang telah dimulai sejak normalisasi kebijakan moneter pada Maret 2024.

Kenaikan suku bunga ini bukan sekadar penyesuaian angka, melainkan sebuah sinyal kuat dari BoJ mengenai keyakinannya terhadap pemulihan ekonomi domestik. Setelah bertahun-tahun menerapkan kebijakan suku bunga ultra-rendah, bahkan negatif, untuk memerangi deflasi, langkah ini menunjukkan pergeseran paradigma yang signifikan. Normalisasi kebijakan moneter yang dimulai pada Maret 2024 kini memasuki fase yang lebih agresif, dengan BoJ berupaya menyeimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Jepang Guncang Pasar Suku Bunga Rekor Baru
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Keputusan BoJ ini diperkirakan akan memiliki dampak luas, tidak hanya bagi perekonomian Jepang, tetapi juga pasar keuangan global. Investor dan analis kini akan mencermati lebih jauh implikasi terhadap yen Jepang, pasar obligasi, serta aliran modal internasional. Langkah berani ini juga menempatkan Jepang sejajar dengan bank sentral besar lainnya yang telah lebih dulu menaikkan suku bunga untuk meredam tekanan inflasi, meskipun dengan latar belakang ekonomi yang unik. Masa depan kebijakan moneter Jepang tampaknya akan terus menjadi sorotan utama dalam beberapa waktu ke depan.

Related Post