JABARPOS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan tren negatif pada perdagangan sesi pertama, Rabu (22/10/2025). Pukul 10:06 WIB, IHSG terpantau melemah 0,47%, menjauhi level psikologis 8.200 yang sempat dicicipi pada hari sebelumnya.
Tidak hanya IHSG, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS juga mengalami tekanan. Data dari jabarpos.id menunjukkan Rupiah melemah 0,21% ke level Rp16.620 per Dolar AS.
Lantas, sentimen apa saja yang menjadi penyebab pelemahan IHSG dan Rupiah hari ini? Analis pasar dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pelaku pasar cenderung wait and see menjelang pengumuman kebijakan moneter oleh Bank Indonesia (BI). Keputusan BI terkait suku bunga acuan sangat dinantikan untuk memberikan arah yang lebih jelas bagi pasar.
Also Read
Selain itu, faktor eksternal seperti perkembangan ekonomi global dan kebijakan moneter negara-negara maju juga turut mempengaruhi pergerakan IHSG dan Rupiah. Investor cenderung berhati-hati dalam mengambil posisi sebelum ada kejelasan mengenai arah kebijakan tersebut.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pasar modal dan nilai tukar Rupiah, simak terus laporan eksklusif dari jabarpos.id.






