Beranda / Berita / Ratu Maxima Bongkar Fakta Mencengangkan: Karyawan Bank Terlilit Utang!

Ratu Maxima Bongkar Fakta Mencengangkan: Karyawan Bank Terlilit Utang!

Ratu Maxima Bongkar Fakta Mencengangkan: Karyawan Bank Terlilit Utang!

Jakarta, jabarpos.id – Ratu Maxima dari Belanda menyoroti fenomena memprihatinkan terkait jeratan utang yang dialami banyak karyawan bank di Indonesia. Dalam sebuah acara di Jakarta, Ratu Maxima mengungkapkan perlunya standar pengukuran yang jelas untuk mengidentifikasi kondisi "over-indebtedness" atau utang berlebihan.

Sang Ratu, yang juga merupakan utusan khusus PBB untuk Inklusi Keuangan, menyampaikan keprihatinannya setelah berdiskusi dengan Direktur Utama BRI, Hery Gunardi. Hery mengungkapkan bahwa sekitar 70% dari 140.000 karyawan BRI menghabiskan separuh dari penghasilan mereka untuk membayar cicilan utang.

Baca juga:  Inflasi Oktober 2025 Terungkap Angka Ini Bikin Penasaran
 Ratu Maxima Bongkar Fakta Mencengangkan: Karyawan Bank Terlilit Utang!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

"Artinya, mereka hanya memiliki sedikit ruang untuk memenuhi kebutuhan dasar dan menabung," ujar Ratu Maxima dalam acara National Financial Health Event di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Kamis (27/11/2025). Ia menekankan bahwa masalah ini bukan hanya persoalan individu, tetapi juga menjadi masalah nasional. Solusi untuk menghindari kredit macet, menurutnya, harus dimulai dari kesadaran individu dalam mengelola keuangan.

Baca juga:  IHSG Beri Kejutan di Akhir Pekan? Investor Wajib Tahu!

Ratu Maxima menyarankan agar setiap orang membuat anggaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga mereka tahu batasan yang tepat untuk mengambil kredit.

Menanggapi hal ini, Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menyatakan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan pembuatan ukuran "over-indebtedness". Ia menilai survei yang tepat dapat membantu memahami elemen-elemen kriteria utang berlebihan dengan lebih baik. Kuesioner yang dirancang dengan cermat dapat menjadi alat ukur yang efektif untuk mengidentifikasi kondisi tersebut.