Beranda / Berita / Permata Bank Punya Resep Ampuh di Tengah Lesunya Ekonomi

Permata Bank Punya Resep Ampuh di Tengah Lesunya Ekonomi

Permata Bank Punya Resep Ampuh di Tengah Lesunya Ekonomi

Jakarta – jabarpos.id melaporkan, PT Bank Permata Tbk. (BNLI) atau Permata Bank menunjukkan keyakinan kuat terhadap prospek pertumbuhan kredit konsumer. Bank ini menargetkan kenaikan sekitar 10% pada tahun 2026. Optimisme ini didasari oleh tren penurunan suku bunga acuan serta daya beli nasabah kelas menengah ke atas yang relatif stabil, sehingga tidak terlalu terdampak oleh fluktuasi ekonomi.

Haryanto, Division Head Consumer Lending Permata Bank, menyatakan bahwa secara umum, kinerja bank tahun ini diproyeksikan akan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Pendorong utama pertumbuhan ini berasal dari segmen kartu kredit dan pinjaman pribadi. Selain itu, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) juga diyakini dapat bertumbuh lebih pesat dari capaian tahun lalu.

Baca juga:  Sungai Cikaniki Kembali Tercemar, DLH Kabupaten Bogor Lakukan Tindakan Serius
Permata Bank Punya Resep Ampuh di Tengah Lesunya Ekonomi
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Untuk mencapai target ambisius tersebut, Permata Bank aktif menggarap segmen pariwisata. Salah satu inisiatif strategisnya adalah menggelar Travel Fair edisi 2026 bekerja sama dengan Japan Airlines. Langkah ini diambil untuk memanfaatkan peluang dari tren peningkatan minat wisatawan Indonesia yang ingin berkunjung ke Jepang. Berbagai penawaran menarik disiapkan, mulai dari harga spesial tiket pesawat, cashback hingga Rp2 juta, fasilitas cicilan 0% hingga 12 bulan, serta diskon tiket pesawat hingga Rp14 juta dan diskon untuk paket akomodasi perjalanan wisata. Dari gelaran ini, Haryanto menargetkan peningkatan transaksi kartu kredit Permata Bank sebesar 20%.

Baca juga:  PSSI Akan Minta Kepada AFC Untuk Tunjuk Wasit Yang Netral Saat Timnas Indonesia Tampil

Meskipun isu penurunan daya beli masyarakat menjadi perhatian umum, Permata Bank merasa dampaknya tidak signifikan terhadap portofolio mereka. Haryanto menjelaskan, "Karena segmen kami relatif menengah ke atas, kami kurang terdampak dibandingkan kondisi umum di masyarakat." Pernyataan ini menegaskan strategi bank yang fokus pada segmen nasabah dengan fundamental ekonomi yang lebih kuat, menjadikan mereka lebih tangguh menghadapi gejolak pasar.

Baca juga:  Waspada! Uang Rakyat Raib Triliunan Rupiah, Setiap Hari Ribuan Orang Jadi Korban

Di samping kredit konsumer, Permata Bank juga melihat potensi pertumbuhan yang lebih baik pada segmen pengusaha dan Usaha Kecil Menengah (UKM) tahun ini. Bank berkomitmen untuk mendukung segmen ini dengan menyediakan beragam layanan transaksi yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan usaha mereka, memperkuat ekosistem bisnis di Indonesia.