Investor Buru Aset Ini di Tengah Gejolak Global

Author Image

Endang Wulansari

13 Juli 2026, 04:04 WIB

Gejolak geopolitik dan ekonomi global yang tak kunjung mereda memicu kekhawatiran di kalangan investor. Di tengah sentimen yang menantang dari penilaian indeks provider global terhadap Indonesia, para pelaku pasar cenderung mengamankan likuiditas mereka ke instrumen dengan risiko lebih rendah, demikian dilaporkan jabarpos.id. Fenomena ini diungkapkan oleh Direktur Utama Majoris Asset Management, Zulfa Hendri, yang melihat pergeseran preferensi investasi.

Di Majoris Asset Management sendiri, reksadana pasar uang menjadi primadona dan paling banyak diburu investor. Zulfa Hendri menjelaskan, daya tarik utama instrumen ini terletak pada profil risikonya yang rendah, menjadikannya pilihan strategis untuk melindungi modal di tengah volatilitas pasar. Setelah reksadana pasar uang, instrumen investasi lain yang diminati di Majoris AM secara berurutan adalah reksadana pendapatan tetap (RDPT), reksadana saham, reksadana campuran, dan reksadana terstruktur.

Investor Buru Aset Ini di Tengah Gejolak Global
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Lantas, bagaimana strategi pengelolaan dana yang diterapkan Majoris Asset Management untuk menghadapi potensi gejolak pasar yang diproyeksikan hingga tahun 2026? Pertanyaan krusial ini menjadi topik utama dalam dialog eksklusif antara Shania Alatas dengan Zulfa Hendri di program Power Lunch CNBC pada Jumat, 10 Juli 2026. Diskusi tersebut mengupas tuntas langkah-langkah adaptif yang diambil Majoris AM untuk menjaga kinerja portofolio investasi di tengah ketidakpastian global.

Related Post