Beranda / Berita / Grup Bakrie Kasih Kode Keras: Dompet Investor Bakal Tebal?

Grup Bakrie Kasih Kode Keras: Dompet Investor Bakal Tebal?

Grup Bakrie Kasih Kode Keras: Dompet Investor Bakal Tebal?

JABARPOS.ID, Jakarta – Kabar gembira bagi para pemegang saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR)! Holding bisnis milik keluarga Bakrie ini memberikan sinyal kuat akan membagikan dividen pada tahun ini. Sinyal ini tentu saja membuat para investor bertanya-tanya, seberapa tebal dompet mereka akan terisi.

Direktur Utama BNBR, Anindya Bakrie, mengungkapkan bahwa perusahaan kini memiliki ruang yang cukup untuk membagikan keuntungan kepada para pemegang saham. Hal ini didukung oleh keberhasilan BNBR dalam menyelesaikan proses kuasi reorganisasi pada tahun 2024, yang membuat neraca perusahaan menjadi positif. Dengan kata lain, kondisi keuangan perusahaan saat ini memungkinkan untuk membagikan dividen.

Baca juga:  Rahasia di Balik Kursi Panas Direksi BUMN Terungkap!
Grup Bakrie Kasih Kode Keras: Dompet Investor Bakal Tebal?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Namun, Anin, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa keputusan final mengenai pembagian dividen ini akan ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan digelar tahun ini. Ia juga menekankan pentingnya stabilitas dan pertumbuhan BNBR bagi para investor.

"Dividen nanti tunggu tentunya RUPS 2026 untuk [tahun buku] 2025. Tapi yang paling menarik ialah justru animo daripada pasar menginginkan stability, butuh juga growth," ujar Anin usai RUPSLB BNBR di Bakrie Tower, Jumat (27/2/2026).

Baca juga:  Investasi Gila Henan Putihrai di Surya Semesta Internusa Bikin Penasaran!

Senada dengan Anindya, Direktur BNBR Roy Hendrajanto M. Sakti juga mengamini bahwa perusahaan memiliki ruang untuk membagikan dividen. Namun, ia menambahkan bahwa pihaknya perlu melakukan penyusunan internal terlebih dahulu sebelum merealisasikan rencana tersebut.

Secara finansial, BNBR mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp3,74 triliun sepanjang tahun 2025. Meskipun angka ini mengalami penurunan sebesar 3,28% secara year on year (yoy), namun laba bersih perusahaan justru melonjak signifikan sebesar 49,6% yoy menjadi Rp502,74 miliar.

Baca juga:  Mobil Listrik Menggoda, Tapi Ada Batu Sandungan di Balik Gemerlapnya

Kontributor utama pendapatan BNBR berasal dari PT Bakrie Metal Industries (BMI) Group sebesar Rp 2,18 triliun, diikuti oleh PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) sebesar Rp 1,08 triliun, dan PT Bakrie Indo Infrastructure (BIIN) Group sebesar Rp 464,21 miliar.