Beranda / Berita / Jogja Heboh Strategi BI Lawan Penipuan

Jogja Heboh Strategi BI Lawan Penipuan

Jogja Heboh Strategi BI Lawan Penipuan

Yogyakarta – Bank Indonesia (BI) berhasil mencuri perhatian publik dalam gelaran Jogja Financial Festival (JFF) 2026. Melalui pendekatan edukasi yang inovatif dan interaktif, BI sukses menyajikan pemahaman mendalam tentang bahaya penipuan kepada masyarakat. Acara yang berlangsung di Jogja Expo Center (JEC) pada Jumat (22/5/2026) ini menjadi sorotan, sebagaimana dilaporkan oleh jabarpos.id.

Kehadiran booth BI di JFF 2026 tidak hanya menarik, tetapi juga efektif dalam menyampaikan pesan penting. Konsep edukasi yang dibungkus secara menarik membuat para pengunjung merasa senang karena materi yang disampaikan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari dan mudah dicerna.

Baca juga:  Raja Terkaya Sepanjang Masa, Kekayaannya Bikin Melongo!
Jogja Heboh Strategi BI Lawan Penipuan
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Divisi Perlindungan Konsumen BI menegaskan komitmennya untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan menghadapi berbagai modus penipuan yang kian marak. Inisiatif ini bertujuan membentuk perilaku anti-penipuan, mengingat para pelaku kejahatan siber kerap memanfaatkan aspek psikologis targetnya. Kesadaran akan taktik manipulatif ini menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan.

Untuk mengatasi celah psikologis yang sering dimanfaatkan penipu, BI menggelar sebuah eksperimen sosial yang menarik di booth mereka. Lebih lanjut, sebuah papan interaktif turut disediakan untuk membantu pengunjung mengidentifikasi faktor-faktor pemicu seseorang rentan menjadi korban penipuan. Faktor-faktor tersebut meliputi kepanikan, ketakutan, godaan tawaran menggiurkan, hingga keserakahan yang seringkali menjadi pintu masuk bagi para penipu.

Baca juga:  Daftar Orang Kaya Dunia Terbaru Bikin Tercengang, Siapa Nomor Satu?

Edukasi anti-scam ini tidak hanya disampaikan melalui metode konvensional. BI juga mengemasnya dalam bentuk kuis interaktif yang dirancang untuk mengukur tingkat pemahaman masyarakat terhadap kewaspadaan digital dan literasi keuangan. Peserta yang berhasil menjawab kuis dengan benar berkesempatan membawa pulang hadiah menarik seperti buku catatan, pulpen, dan lanyard. Antusiasme juga terlihat dari para siswa SMA asal Yogyakarta dan sekitarnya yang memadati area permainan "Susun Uang Rupiah", memperebutkan hadiah seperti tumbler dan kaus.

Baca juga:  BI Rate Kembali Dipangkas, Bankir Optimis Ekonomi Bergairah

Kehadiran booth BI di JFF 2026 ini bukan sekadar ajang sosialisasi, melainkan upaya konkret untuk mendekatkan isu perlindungan konsumen dan keamanan transaksi digital kepada masyarakat. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan relevan, BI berharap dapat menciptakan generasi yang lebih cerdas dan waspada terhadap berbagai bentuk kejahatan finansial di era digital.