Beranda / Berita / Menteri Keuangan Beri Isyarat Kuat Saham Ini Wajib Dilirik

Menteri Keuangan Beri Isyarat Kuat Saham Ini Wajib Dilirik

Menteri Keuangan Beri Isyarat Kuat Saham Ini Wajib Dilirik

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan keyakinannya bahwa pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) akan membawa angin segar bagi pasar keuangan nasional. Menurut laporan jabarpos.id, DSI, yang bertugas mengelola ekspor satu pintu untuk komoditas strategis, diprediksi akan memberikan dorongan signifikan, khususnya bagi perusahaan terbuka dan bank-bank BUMN atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Purbaya menjelaskan, kehadiran DSI akan mengerek tingkat transparansi dan profitabilitas emiten-emiten yang bergerak di sektor ekspor komoditas. Selama ini, kata dia, tak semua potensi keuntungan dari aktivitas ekspor tercatat secara penuh dalam laporan keuangan perusahaan. Dengan mekanisme baru ini, seluruh pendapatan akan terlaporkan, berpotensi mendongkrak profitabilitas secara signifikan. "Ini adalah kabar positif bagi pasar, bukan sebaliknya. Kebijakan ini akan mendisiplinkan agar pemilik tidak menyalahgunakan keuntungan perusahaan yang sudah go public. Investor, pada akhirnya, akan menjadi pihak yang diuntungkan," tegas Purbaya dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Baca juga:  BI Rate Kembali Dipangkas, Bankir Optimis Ekonomi Bergairah
Menteri Keuangan Beri Isyarat Kuat Saham Ini Wajib Dilirik
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Tak hanya bagi perusahaan terbuka, Purbaya juga memandang kebijakan DSI akan memberikan suntikan likuiditas yang kuat bagi perbankan nasional, terutama bank-bank Himbara. Arus masuk dana hasil ekspor dan Devisa Hasil Ekspor (DHE) ke dalam sistem keuangan domestik diperkirakan akan menjadi pendorong utama penguatan ini.

Purbaya menyatakan keheranannya mengapa dampak positif ini belum tercermin sepenuhnya pada kinerja saham bank-bank Himbara. Ia bahkan secara blak-blakan mengungkapkan, seandainya ia diizinkan berinvestasi di bursa saham, ia pasti sudah memanfaatkan momentum penurunan harga sebelumnya untuk mengakumulasi saham-saham Himbara. "Saya tidak mengerti mengapa saham bank-bank Himbara belum menunjukkan kenaikan signifikan saat ini. Jika saya diizinkan bermain saham, saya sudah membelinya kemarin-kemarin saat harganya sedang jatuh. Saya belum boleh, kan? Nah, Anda boleh, Anda belilah yang banyak. Sebab, mereka akan memiliki banyak uang tunai nanti, yang bisa mengatur kekuatan di sektor finansial," pungkasnya.

Baca juga:  Emiten Kemasan Plastik Putar Otak, Harga Bahan Baku Meroket!

Sinyal kuat dari Menteri Keuangan ini tentu menjadi perhatian serius bagi para investor yang mencari peluang di tengah dinamika pasar.