Pengusaha Bernapas Lega DSI Ungkap Jaminan Penting

Author Image

Endang Wulansari

8 Juni 2026, 12:04 WIB

Jakarta – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) memastikan tidak akan mengganggu operasional para pengusaha. Jaminan ini disampaikan langsung oleh Kepala BP BUMN Dony Oskaria, yang juga menjabat sebagai Chief Operating Officer Danantara, setelah serangkaian pertemuan koordinasi penting di Jakarta. Dony bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Informasi ini didapatkan oleh jabarpos.id dari konferensi pers yang digelar di gedung DPR RI, Senin (8/6/2026).

Dony menjelaskan, peran DSI untuk periode Juni hingga 31 Desember 2026 akan beroperasi sebagai perantara tunggal dalam ekspor sumber daya alam. Mandat ini, lanjutnya, secara eksplisit diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah. "Tugas kita adalah memastikan bahwa tidak terjadi under-invoicing dan juga transfer pricing di dalam ekspor dari sumber daya alam yang kita miliki," tegas Dony, menguraikan misi utama DSI.

Pengusaha Bernapas Lega DSI Ungkap Jaminan Penting
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Ia menekankan bahwa para pengusaha tidak perlu cemas. Kontrak-kontrak yang sudah dimiliki oleh seluruh perusahaan dipastikan tidak akan terganggu dan akan berjalan seperti biasa. "Itu akan berjalan sebagaimana yang mereka miliki. Selama itu tidak terjadi tadi yang kita hindari yaitu under-invoicing dan transfer pricing ini berjalan sebagaimana biasanya," sebutnya, memberikan ketenangan bagi pelaku usaha.

DSI juga berkomitmen penuh untuk menjalankan tugasnya secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan. "Jadi buat seluruh pengusaha dan juga masyarakat Indonesia tidak perlu ada yang dikhawatirkan bahwa semua kontraknya berjalan dengan normal. Kami hanya memastikan sampai dengan nanti kita menemukan pola yang lebih baik setelah 31 Desember tahun 2026," imbuh Dony.

Lebih lanjut, Dony menambahkan bahwa pihaknya sedang mengatur satu sistem digitalisasi canggih. Sistem ini dirancang untuk memastikan seluruh transaksi sumber daya alam dilakukan secara wajar dan transparan. "Semua masyarakat Indonesia juga nanti tentu akan dapat mengamati, mencermati karena memang sudah komitmen daripada Danantara Indonesia untuk selalu melaksanakan pengelolaan Danantara secara transparan dan akuntabel," tutup Dony, menegaskan komitmen DSI terhadap keterbukaan publik.

Related Post