Transaksi Raksasa di Saham EMAS Mengundang Tanya

Author Image

Endang Wulansari

17 Juni 2026, 12:04 WIB

Pasar modal Indonesia dikejutkan dengan sebuah transaksi jumbo yang melibatkan saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) pada perdagangan sesi 1 hari ini, Rabu (17/6/2026). Menurut laporan jabarpos.id, nilai transaksi fantastis ini mencapai triliunan rupiah, memicu spekulasi di kalangan investor.

Secara lebih rinci, sebanyak 455,11 juta lembar saham EMAS berpindah tangan melalui pasar negosiasi. Transaksi ini dieksekusi dengan harga rata-rata Rp 6.170 per saham, sehingga total nilai yang tercatat mencapai Rp 2,81 triliun.

Transaksi Raksasa di Saham EMAS Mengundang Tanya
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Volume transaksi masif ini bukan main-main, menyumbang sekitar 40% dari total perputaran dana di pasar modal hingga pukul 11.00 WIB. Namun, hingga kini, tujuan di balik transaksi raksasa ini serta identitas pihak-pihak yang terlibat masih menjadi misteri yang belum terungkap.

Ironisnya, di tengah hiruk-pikuk transaksi jumbo ini, harga saham EMAS justru mengalami koreksi. Saham emiten pertambangan emas ini ditutup melemah 3,57% ke level Rp 6.750, setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi harian di Rp 7.225.

Sebagai informasi tambahan, PT Merdeka Gold Resources Tbk dikenal terafiliasi dengan dua nama besar di kancah bisnis Indonesia, yakni Edwin Soeryadjaya dan Winato Kartono. Keduanya tercatat sebagai pemegang manfaat terakhir (ultimate beneficial owners) EMAS, berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per akhir Mei 2026.

Winato Kartono sendiri dilaporkan memiliki kepemilikan langsung atas 548,77 juta unit saham EMAS, setara dengan 3,72% dari total saham beredar. Selain itu, pengaruhnya di EMAS juga dijalankan melalui PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), yang merupakan entitas induk.

Sementara itu, Edwin Soeryadjaya mengendalikan EMAS secara tidak langsung melalui beberapa entitas, termasuk MDKA, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), PT Nugraha Eka Kencana, dan PT Unitras Kapital Indonesia. Secara keseluruhan, MDKA tercatat sebagai pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan signifikan sebesar 63,33% di EMAS.

Related Post