Rupiah Kokoh Pasar Hijau di Tengah Gejolak Global

Author Image

Endang Wulansari

8 September 2026, 12:04 WIB

Pada perdagangan Selasa, 8 September 2026, pasar modal Indonesia menunjukkan performa yang menggembirakan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melaju di zona hijau, mencatatkan apresiasi signifikan. Sementara itu, nilai tukar Rupiah juga menunjukkan ketahanan luar biasa terhadap Dolar Amerika Serikat, sebuah fenomena yang diamati oleh jabarpos.id.

Tepat pukul 10:03 WIB, IHSG tercatat menguat sebesar 0,64%, mencapai level 6.662. Kinerja positif ini menjadi sinyal optimisme di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan. Di sisi lain, mata uang Garuda, Rupiah, berhasil mempertahankan posisinya di level Rp 17.605 per Dolar AS, menunjukkan stabilitas yang patut diperhitungkan oleh para pelaku pasar.

Rupiah Kokoh Pasar Hijau di Tengah Gejolak Global
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Namun, stabilitas pasar domestik tidak serta merta mencerminkan ketenangan di pasar komoditas global. Harga minyak dunia kembali menunjukkan tren kenaikan yang signifikan. Peningkatan ini dipicu oleh meningkatnya risiko geopolitik di berbagai belahan dunia, yang secara langsung mempengaruhi pasokan dan permintaan energi.

Tak hanya minyak, komoditas berharga lainnya juga turut melonjak. Harga emas kembali terbang tinggi, seringkali menjadi aset safe haven di kala ketidakpastian global. Senada dengan itu, harga batu bara juga mengalami lonjakan tajam, mengindikasikan peningkatan permintaan atau gangguan pasokan di pasar global.

Fenomena pasar yang kontras antara stabilitas domestik dan gejolak komoditas global ini menjadi sorotan utama. Analisis lebih mendalam mengenai pergerakan pasar ini telah diulas oleh Shafinaz Nachiar dalam program Profit di CNBC Indonesia, pada hari yang sama, Selasa, 8 September 2026.

Related Post