Dana Masyarakat Menyusut Jokowi Kembali Ungkap Kekhawatiran

spot_img

Jabarpos.id – Kekhawatiran Presiden Joko Widodo terkait perputaran uang di masyarakat kembali mencuat menjelang akhir masa jabatannya. Isu ini sebelumnya sempat disinggung Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (BI) 2023 lalu.

Jokowi menyoroti potensi penyerapan dana masyarakat ke instrumen investasi seperti Surat Berharga Negara (SBN), Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), dan Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI). Hal ini dikhawatirkan mengurangi alokasi dana ke sektor riil.

Baca juga:  PT Timah Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Produksi, Ada Apa?
Dana Masyarakat Menyusut Jokowi Kembali Ungkap Kekhawatiran
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Meskipun sempat ada perbaikan likuiditas bank dengan akselerasi pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK), tren ini kembali melambat di paruh pertama tahun 2025. Data terbaru dari jabarpos.id menunjukkan pertumbuhan DPK per Juli 2025 sebesar 7,00% secara tahunan (yoy), sedikit meningkat dari bulan sebelumnya. Namun, angka ini masih di bawah pertumbuhan kredit yang tercatat sebesar 7,77% yoy.

Baca juga:  Dunia Bergejolak, Bagaimana Nasib Investasi di KEK?

Survei konsumen Bank Indonesia (BI) periode Juli 2025 mengungkap fakta menarik. Alokasi pengeluaran untuk tabungan masyarakat Indonesia mencapai titik terendah, yaitu hanya 13,7%. Angka ini turun signifikan dari 14,9% pada bulan Juni dan menjadi proporsi terendah sepanjang sejarah survei.

Penurunan alokasi tabungan ini terjadi di semua kelompok pengeluaran. Penurunan paling tajam terjadi pada kelompok masyarakat dengan pengeluaran Rp4,1 juta – Rp5 juta per bulan.

Baca juga:  Kredit BNI Terbang Tinggi Tembus Rp812 Triliun

Di sisi lain, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat pertumbuhan simpanan nasabah kaya jauh lebih tinggi dibandingkan nasabah kelas menengah bawah. Simpanan di atas Rp5 miliar tumbuh 9,45% yoy, sementara simpanan di bawah Rp100 juta hanya tumbuh 4,76% yoy. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan terkait pemerataan pertumbuhan ekonomi dan akses terhadap instrumen investasi.

spot_img

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

MacOS 15.1 Bakal Bikin Kamu Bebas Ngatur Aplikasi! 🤯

Pengguna Mac, bersiaplah untuk kejutan! Apple kabarnya sedang menyiapkan pembaruan macOS 15.1 yang bakal memberikan kamu kebebasan penuh dalam mengatur aplikasi. Bayangkan, kamu bisa...

Kia kenalkan K4 hatchback di Australia

Versi hatchback lima pintu dari Kia K4 sedan telah diungkapkan semalam, menjelang kedatangannya di Australia yang diperkirakan pada akhir tahun 2025. Foto pertama dari K4 versi hatchback terungkap dan...
Berita terbaru
Berita Terkait