Beranda / Berita / Warren Buffett Tinggalkan BYD, Ada Apa Gerangan?

Warren Buffett Tinggalkan BYD, Ada Apa Gerangan?

Warren Buffett Tinggalkan BYD, Ada Apa Gerangan?

Jabarpos.id, Jakarta – Investor legendaris Warren Buffett, melalui Berkshire Hathaway, telah sepenuhnya melepas kepemilikannya di perusahaan mobil listrik terkemuka asal China, BYD. Langkah mengejutkan ini terungkap dalam laporan keuangan terbaru, menandai berakhirnya investasi selama 17 tahun yang sangat menguntungkan.

Mengutip laporan Reuters, jabarpos.id melaporkan bahwa nilai investasi Berkshire di BYD telah mencapai nol pada akhir Maret, turun drastis dari US$ 415 juta pada akhir tahun 2024. Padahal, Buffett mulai menanamkan modalnya di BYD pada tahun 2008 dengan investasi awal sebesar US$ 230 juta untuk sekitar 225 juta lembar saham.

Baca juga:  Langit Cirebon Diprediksi Berawan Tebal Sepanjang Hari
Warren Buffett Tinggalkan BYD, Ada Apa Gerangan?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Berkshire mulai mengurangi kepemilikannya pada tahun 2022, setelah harga saham BYD melonjak lebih dari 20 kali lipat. Pada Juni tahun lalu, kepemilikan Berkshire telah menyusut hingga di bawah 5%, yang berarti perusahaan tidak lagi wajib mengungkapkan penjualan selanjutnya berdasarkan aturan bursa Hong Kong.

Meskipun Buffett tidak memberikan alasan spesifik, ia pernah menyatakan bahwa BYD adalah perusahaan yang luar biasa dengan pemimpin yang hebat. Namun, ia juga mengisyaratkan bahwa Berkshire mungkin menemukan peluang investasi lain yang lebih menjanjikan.

Baca juga:  Para Pejabat Akan Membentuk Gugus Tugas Impor Baru Yang Terpisah Dari Kementerian Perdagangan

Li Yunfei, seorang eksekutif senior di BYD, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Berkshire atas dukungan dan investasi selama 17 tahun terakhir, menyebut penjualan saham tersebut sebagai hal yang wajar dalam dinamika bisnis.

Keputusan Buffett ini muncul di tengah tantangan yang dihadapi BYD, termasuk penurunan laba kuartalan pertama dalam tiga setengah tahun terakhir dan penurunan penjualan domestik. BYD juga telah memangkas target penjualan tahunan sebesar 16% menjadi 4,6 juta kendaraan.