PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) menancapkan target ambisius untuk tahun 2026, membidik pertumbuhan hingga 50%. Fokus utama emiten logistik ini tak lain adalah penguatan ekosistem bisnis yang berkelanjutan serta ekspansi signifikan, terutama dalam pengangkutan alat-alat medis untuk infrastruktur kesehatan di Indonesia, demikian dilansir jabarpos.id.
Direktur Utama LOPI, Wahyu Dwi Jatmiko, dalam sebuah dialog di CNBC Indonesia, memaparkan visi perusahaan untuk mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara menyeluruh dalam operasional bisnisnya. Komitmen ini diwujudkan melalui inisiatif keberlanjutan di setiap lini bisnis, sejalan dengan program ESG klien. Namun, Jatmiko juga menekankan pentingnya dukungan regulasi dari pemerintah untuk menciptakan ekosistem logistik yang benar-benar berkelanjutan dari hulu hingga hilir.

Selain fokus pada keberlanjutan, LOPI juga berencana memperkuat ekosistem layanannya demi kepuasan pelanggan dan perluasan cakupan bisnis logistik. Salah satu pilar ekspansi yang paling menonjol adalah rencana penguatan transportasi logistik untuk memenuhi kontrak-kontrak terkait infrastruktur kesehatan di Indonesia, khususnya dalam pengangkutan alat-alat medis. Langkah ini tidak hanya strategis bagi perusahaan tetapi juga berpotensi mendukung ketersediaan fasilitas kesehatan yang lebih baik di seluruh negeri.
Dengan berbagai strategi tersebut, LOPI optimis dapat mencapai target pertumbuhan hingga 50% pada tahun 2026. Visi dan strategi komprehensif ini disampaikan oleh Wahyu Dwi Jatmiko dalam sesi Focus On Infra di CNBC Indonesia, Selasa (13/01/2026), yang memberikan gambaran jelas arah masa depan perusahaan.




