Indonesia Siap Tentukan Harga Dunia

Author Image

Endang Wulansari

11 September 2026, 18:31 WIB

Langkah signifikan untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global sedang digalakkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara konsisten mendorong realisasi Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS), sebuah inisiatif ambisius yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 1 Januari 2027. Melalui BMKS ini, Indonesia bertekad menciptakan pasar komoditas yang tidak hanya transparan dan terpercaya, tetapi juga mampu mengukuhkan dominasinya di pasar global, demikian dilaporkan oleh jabarpos.id.

Antusiasme positif datang dari kalangan industri, khususnya nikel. Ketua Umum Forum Industri Nikel Indonesia (FINI), Arif Perdana Kusumah, menyambut baik kehadiran BMKS. Menurutnya, bursa ini akan menjadi game-changer, mengubah posisi Indonesia dari sekadar ‘penerima harga’ komoditas menjadi ‘penentu harga’ di pasar internasional. Ini adalah lompatan strategis yang telah lama dinantikan untuk kedaulatan ekonomi negara.

Indonesia Siap Tentukan Harga Dunia
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Dalam menyongsong era baru ini, para pengusaha nikel menaruh harapan besar pada dua aspek krusial terkait mekanisme BMKS. Pertama, mereka mendambakan adanya mekanisme penentuan harga komoditas yang benar-benar didasarkan pada realitas pasar yang dinamis dan objektif. Kedua, penting bagi mereka agar mekanisme harga tersebut secara cermat mempertimbangkan dinamika penawaran (supply) dan permintaan (demand) yang sesungguhnya, bukan sekadar mengikuti patokan harga dari luar.

Harapan dan pandangan optimis ini terungkap dalam sebuah diskusi mendalam bersama Mercy Widjaja dan Arif Perdana Kusumah di program Closing Bell CNBC Indonesia, pada Jumat, 11 September 2026. Pembentukan BMKS ini diharapkan tidak hanya menjadi platform transaksi, tetapi juga simbol kedaulatan ekonomi Indonesia dalam menentukan nilai komoditas strategisnya di panggung global.

Related Post