Bahaya Uang Palsu BI Ungkap Cara Aman Bertransaksi

spot_img

Sebuah insiden penolakan pembayaran tunai di sebuah toko roti yang viral di media sosial baru-baru ini memicu perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Bank Indonesia (BI) kembali menegaskan posisinya mengenai penggunaan mata uang rupiah dalam transaksi di dalam negeri, seperti dilansir jabarpos.id.

BI dengan tegas menyatakan bahwa rupiah adalah alat pembayaran yang sah untuk setiap transaksi di Indonesia. Penegasan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, khususnya Pasal 33 ayat (2). Beleid tersebut secara jelas melarang siapapun menolak rupiah sebagai pembayaran atau penyelesaian kewajiban, kecuali jika ada keraguan serius terhadap keaslian uang tersebut. "Dengan ini, maka yang diatur adalah penggunaan mata uang Rupiah dalam transaksi di Indonesia," ujar Ramdan Denny, Kepala Departemen Komunikasi BI, dalam pernyataan resminya pada Selasa (23/12/2025).

Baca juga:  Iket Sunda, Simbol Kampanye Bangga Produk Lokal di West Java Festival 2024
Bahaya Uang Palsu BI Ungkap Cara Aman Bertransaksi
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Denny melanjutkan, masyarakat memiliki kebebasan untuk memilih instrumen pembayaran, baik tunai maupun nontunai, sesuai kenyamanan dan kesepakatan kedua belah pihak. Namun, BI secara aktif mendorong pemanfaatan pembayaran nontunai. Langkah ini bukan tanpa alasan, mengingat transaksi nontunai menawarkan kecepatan, kemudahan, biaya yang efisien, keamanan, dan keandalan yang lebih tinggi.

"Selain itu, pemanfaatan pembayaran nontunai dapat menghindarkan masyarakat dari risiko uang palsu," ungkap Ramdan Denny, menyoroti salah satu manfaat krusial dari adopsi sistem pembayaran digital. Ini menjadi poin penting bagi BI dalam mengedukasi masyarakat mengenai keuntungan bertransaksi secara nontunai.

Baca juga:  Juragan Kampus! Siapa Saja Konglomerat di Balik Universitas Top Indonesia?

Meski demikian, BI juga mengakui bahwa uang tunai masih memegang peranan vital. Tantangan demografi dan geografis Indonesia yang luas menjadikan uang tunai tetap sangat dibutuhkan dan digunakan secara ekstensif di berbagai pelosok negeri, terutama di daerah yang belum terjangkau infrastruktur digital secara optimal.

Insiden yang memicu polemik ini bermula dari sebuah video yang menunjukkan seorang nenek kesulitan bertransaksi di sebuah gerai toko roti karena hanya menerima pembayaran nontunai, seperti Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Seorang pria yang menyaksikan kejadian tersebut lantas melayangkan protes kepada pihak toko, menyoroti hak konsumen untuk bertransaksi menggunakan uang tunai yang sah.

Baca juga:  Mimpi Kampung Haji di Tanah Suci: Indonesia Selangkah Lebih Dekat!

Manajemen Roti O, gerai toko roti yang bersangkutan, kemudian memberikan klarifikasi melalui akun Instagram resminya. Mereka menjelaskan bahwa penggunaan aplikasi dan transaksi nontunai di outlet mereka bertujuan untuk memberikan kemudahan serta beragam promo dan potongan harga menarik bagi pelanggan. "Saat ini kami sudah melakukan evaluasi internal agar ke depannya tim kami dapat memberikan pelayanan yang lebih baik," tulis Roti O, seraya berjanji untuk memperbaiki layanan mereka dan memastikan insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.

spot_img

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

MacOS 15.1 Bakal Bikin Kamu Bebas Ngatur Aplikasi! 🤯

Pengguna Mac, bersiaplah untuk kejutan! Apple kabarnya sedang menyiapkan pembaruan macOS 15.1 yang bakal memberikan kamu kebebasan penuh dalam mengatur aplikasi. Bayangkan, kamu bisa...

Kia kenalkan K4 hatchback di Australia

Versi hatchback lima pintu dari Kia K4 sedan telah diungkapkan semalam, menjelang kedatangannya di Australia yang diperkirakan pada akhir tahun 2025. Foto pertama dari K4 versi hatchback terungkap dan...
Berita terbaru
Berita Terkait