Jabarpos.id, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan angin segar bagi para investor di tengah gejolak pasar modal. Ia menyarankan agar investor tetap jeli dalam memilih saham, fokus pada fundamental yang kuat, dan menghindari saham "gorengan".
"Iya pilih saham yang bagus buat serok-serok. Pondasi ekonomi kita bagus," ungkap Purbaya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (16/3/2026).

Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi sejak awal tahun 2026, dengan penurunan 114,92 poin atau 1,61% pada penutupan perdagangan hari ini, Purbaya tetap yakin akan potensi pemulihan pasar saham Indonesia.
Ia bahkan optimis IHSG berpeluang mencapai level 10.000. Keyakinan ini didasari oleh fundamental ekonomi nasional yang dinilai solid, bahkan lebih unggul dibandingkan beberapa negara tetangga.
"Ekonomi kita akan berbeda dengan negara-negara tetangga kita kita udah nomor 1 di G20 lo masih ga percaya juga?," tegas Purbaya kepada awak media jabarpos.id.
Selain itu, dengan defisit fiskal yang terkendali, Indonesia memiliki fleksibilitas untuk memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih pesat. "Dengan modal yang sama dengan defisit yang terkendali kita bisa ciptakan pertumbuhan yang lebih cepat itu udah jago banget," pungkasnya.





