Dunia korporasi kembali dihebohkan dengan perombakan signifikan di tubuh PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra), anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). Keputusan penting ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025, yang hasilnya diumumkan pada Selasa (23/6/2026). Perubahan paling mencolok adalah masuknya sejumlah nama baru di jajaran komisaris dan direksi, termasuk sosok-sosok dengan latar belakang yang menarik, seperti mantan pejabat Badan Komunikasi (Bakom) RI dan eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Informasi ini berhasil dihimpun oleh jabarpos.id dari berbagai sumber terpercaya.
Dalam RUPST tersebut, TelkomMetra secara resmi menunjuk Sofian Saleh sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen. Tak hanya itu, Arya Anugrah Pratama Kuntadi juga dipercaya menduduki posisi Komisaris Independen, melengkapi jajaran pengawas perusahaan.
Namun, sorotan utama tertuju pada dua nama lain yang diangkat sebagai komisaris: Aderia dan Lakso Anindito. Aderia, sebelum bergabung dengan TelkomMetra, dikenal sebagai Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media di Badan Komunikasi (Bakom) RI, sebuah lembaga yang memiliki peran strategis dalam komunikasi publik. Sementara itu, penunjukan Lakso Anindito menarik perhatian publik lantaran latar belakangnya sebagai mantan pegawai KPK yang sempat menjadi perbincangan hangat setelah diberhentikan karena tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
Also Read
Di sisi manajemen, TelkomMetra juga melakukan penyegaran. Jati Widagdo kini resmi menjabat sebagai Direktur Utama, memimpin operasional perusahaan ke depan. Bersamanya, Andrew Mawikere diangkat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, mengemban tugas penting dalam menjaga stabilitas finansial dan mitigasi risiko perusahaan.
Jati Widagdo, Direktur Utama TelkomMetra yang baru, dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (26/6/2026), menyatakan komitmen kuatnya untuk melanjutkan estafet transformasi perusahaan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi sebagai kunci utama kemajuan. "Berbagai capaian dan transformasi yang telah diraih menjadi fondasi penting bagi perjalanan perusahaan ke depan. Mari bersama melanjutkan langkah TelkomMetra dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan transformasi untuk terus bertumbuh, menciptakan nilai terbaik, serta memberikan kontribusi yang semakin besar bagi TelkomGroup dan Indonesia," ujar Jati, optimistis.
Selain penetapan jajaran baru, RUPST TelkomMetra juga mengagendakan pembahasan laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan, evaluasi menyeluruh terhadap kinerja perusahaan selama periode sebelumnya, penetapan penggunaan laba, serta berbagai perubahan lain terkait susunan pengurus.






