Jutaan Ibu Mekaar Tersenyum Bunga Pinjaman Anjlok

Author Image

Endang Wulansari

12 Agustus 2026, 21:04 WIB

Pemerintah telah merampungkan kebijakan penting berupa penurunan suku bunga pinjaman bagi nasabah PNM Mekaar menjadi hanya 8%. Keputusan ini ditujukan untuk memperkuat akses pembiayaan bagi sekitar 14 juta konsumen Mekaar sekaligus mendukung program prioritas Presiden dalam memperkuat ekonomi masyarakat. Informasi yang dihimpun jabarpos.id menyebutkan bahwa keputusan ini merupakan hasil sinergi antara BP BUMN, BPI Danantara, dan Kemenko Perekonomian.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian, Ferry Irawan, untuk memastikan implementasi kebijakan ini berjalan lancar. "Pembahasan mencakup percepatan regulasi pendukung, relokasi anggaran KUR, serta penerbitan SIKP (Sistem Informasi Kredit Program)," tulis Dony melalui akun media sosialnya, Rabu (12/8/2026).

Jutaan Ibu Mekaar Tersenyum Bunga Pinjaman Anjlok
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Sebelumnya, program PNM Mekaar dikenal dengan rata-rata suku bunga yang cukup tinggi, berkisar di angka 20%. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, mengungkapkan bahwa arahan penurunan bunga ini datang langsung dari Presiden. "Itu arahan dan perintah dari Pak Presiden agar bunga yang selama ini diterima oleh ibu-ibu yang tergabung dalam program Mekaar, yang berjumlah kurang lebih 14 jutaan itu, bunganya kurang lebih 20%-an rata-rata," jelas Maman. Ia menambahkan bahwa rentang bunga sebelumnya bervariasi antara 18% hingga 24%.

Maman menambahkan, pertemuan penting antara Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Danantara telah memformulasikan skema penurunan ini. Setelah melalui berbagai formulasi, diputuskan bahwa suku bunga akan ditekan hingga 8%. "Perintah dari Pak Presiden harus didorong di bawah 10% agar tidak membebani beliau-beliau, ibu-ibu yang masuk dalam golongan pra-sejahtera. Alhamdulillah, formulasi, pola, mekanismenya sudah ketemu dan diputuskan, bunganya kurang lebih sekitar 8%," lanjut Maman, penuh harap.

Program PNM Mekaar dengan skema bunga 8% ini direncanakan akan diluncurkan pada awal September mendatang. Sinergi pemerintah ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata, meringankan beban jutaan keluarga prasejahtera, dan secara signifikan memperkuat fondasi ekonomi masyarakat.

Related Post