Peluang Emas Perak Saham AS Melambung

Author Image

Endang Wulansari

16 Agustus 2026, 04:04 WIB

Di tengah gejolak pasar yang tak menentu, transaksi komoditas emas justru menjadi penopang utama perdagangan di bursa berjangka Tanah Air. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama Valbury Asia Futures, Nino J. Limantara, dalam laporan yang diterima jabarpos.id.

Nino Limantara berharap keputusan Bank Sentral AS, The Fed, untuk menahan kenaikan suku bunga acuan dapat menjadi katalis positif yang signifikan bagi instrumen investasi emas. Stabilitas suku bunga diharapkan mampu memberikan dorongan lebih lanjut bagi harga komoditas logam mulia ini.

Peluang Emas Perak Saham AS Melambung
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Selain emas, prospek transaksi saham Amerika Serikat juga menarik perhatian para trader bursa komoditas berjangka di Indonesia, terutama untuk saham-saham di sektor teknologi. Sektor ini terus menunjukkan resiliensi dan potensi pertumbuhan yang tinggi, menjadikannya pilihan menarik di tengah ketidakpastian global. Tak hanya itu, komoditas perak pun menunjukkan kenaikan harga yang cukup tinggi, mencerminkan perannya sebagai aset safe haven dan permintaan industri yang kuat.

Dengan dinamika tersebut, pertanyaan mengenai prospek investasi di bursa berjangka menjadi semakin relevan. Ulasan mendalam mengenai hal ini telah dibahas oleh Andi Shalini bersama Direktur Utama Valbury Asia Futures, Nino J. Limantara, dalam program Power Lunch di CNBC pada Senin, 10 Agustus 2026, memberikan gambaran komprehensif bagi para investor dan trader.

Related Post