Gebrakan besar terjadi di tubuh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) hari ini. Bank pelat merah tersebut menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan agenda krusial: perombakan jajaran pengurus. Informasi yang dihimpun jabarpos.id menyebutkan, rapat penting ini berlangsung Jumat (4/9/2026) di Menara BTN, Jakarta Pusat, dan juga dapat diakses secara elektronik melalui Electronic General Meeting System (eASY.KSEI).
Fokus utama RUPSLB kali ini secara spesifik tercatat sebagai "Perubahan Pengurus Perseroan". Dokumen pemanggilan RUPSLB mengungkapkan bahwa usulan perombakan ini datang dari Pemegang Saham Seri A Dwiwarna. Langkah ini didasari oleh Surat BP BUMN Nomor SR-348/BP/06/2026 yang diterbitkan pada 29 Juni 2026.
Proses pengangkatan maupun pemberhentian anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris, seperti yang diatur, akan dilakukan melalui RUPS. Keputusan final sangat bergantung pada persetujuan dari Pemegang Saham Seri A Dwiwarna, yang memegang kendali penuh dalam penentuan struktur kepengurusan.
Also Read
Sebelumnya, Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, sempat mengisyaratkan adanya agenda perubahan susunan pengurus dalam RUPSLB ini. Ia menyebutkan bahwa usulan tersebut berasal dari Danantara. Namun, pada saat paparan kinerja per 30 Juni 2026 lalu (16/7/2026), manajemen masih menunggu kepastian mengenai posisi spesifik yang akan mengalami pergeseran.
Di tengah gejolak internal ini, pergerakan saham BBTN juga menarik perhatian pasar. Pada penutupan perdagangan Kamis (3/9/2026), saham BBTN berhasil menguat 2,45%, mencapai level Rp1.255. Kinerja positif ini menempatkan saham BBTN kembali di atas moving average 20 hari (MA20), menandakan momentum penguatan yang cukup signifikan. Investor dan analis kini menanti hasil RUPSLB, yang diprediksi akan membawa dampak terhadap sentimen pasar terhadap saham bank perumahan ini.
Keputusan yang diambil dalam RUPSLB ini akan sangat menentukan arah dan strategi BTN ke depan, terutama dalam menghadapi tantangan dan peluang di sektor perbankan nasional.






