Istana Bergetar Saham Bank Raksasa Langsung Melejit

Author Image

Endang Wulansari

15 September 2026, 02:04 WIB

Jakarta – Pasar modal Indonesia dihebohkan dengan lonjakan harga saham-saham perbankan raksasa pada perdagangan Senin, 14 September 2026. Kenaikan signifikan ini terjadi bersamaan dengan santernya kabar perombakan kabinet di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, demikian laporan yang dihimpun jabarpos.id.

Beberapa emiten perbankan dengan kapitalisasi pasar besar, yang sering disebut sebagai ‘bank jumbo’, menunjukkan performa impresif. Sebut saja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), serta PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), semuanya kompak berada di zona hijau.

Istana Bergetar Saham Bank Raksasa Langsung Melejit
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Hingga pukul 15.20 WIB, saham BBRI terpantau melonjak 2,14% atau 70 poin, mencapai level Rp3.340. Meskipun demikian, kinerja BBRI sejak awal tahun masih mencatatkan penurunan sebesar 8,24%. Tak ketinggalan, BBCA juga ikut menanjak 1,19% atau 75 poin ke Rp6.400, meski secara year-to-date (ytd) masih terperosok 20,25%. Sementara itu, BMRI mengukir kenaikan 0,69% atau 30 poin, bertengger di Rp4.390, namun tren ytd-nya masih minus 13,50%.

Di sisi lain, saham BBTN menjadi sorotan dengan penguatan 1,70% atau 20 poin ke Rp1.195. Uniknya, BBTN menjadi satu-satunya bank jumbo yang masih membukukan pertumbuhan positif 3,02% secara ytd. BRIS juga tak mau ketinggalan, naik tipis 0,29% atau 5 poin ke Rp1.725, meskipun secara ytd masih terkoreksi cukup dalam 20,14%.

Kompaknya kenaikan saham-saham perbankan ini tak lepas dari gemuruh kabar perombakan jajaran menteri dan wakil menteri di Istana Negara. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik sejumlah pejabat baru pada Senin sore (14/9/2026), memicu spekulasi positif di pasar.

Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa menteri dan wakil menteri telah tiba di Istana. Di antara yang terlihat adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, serta Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, yang kehadirannya menjadi perhatian khusus.

Puncak dari perombakan ini adalah pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru. Ia resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, yang sebelumnya menjabat selama satu tahun. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Istana Negara pada Senin (14/9/2026) sore itu dihadiri oleh sejumlah menteri, wakil menteri, dan pejabat tinggi negara lainnya. Suahasil Nazara, yang tiba sekitar pukul 15.00 WIB dengan setelan jas hitam didampingi sang istri, menjadi figur sentral dalam perubahan kabinet kali ini.

Penunjukan Suahasil Nazara bukanlah hal yang asing bagi Kementerian Keuangan. Ia memiliki rekam jejak panjang di lembaga tersebut, pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak era Presiden Joko Widodo dan terus dipercaya hingga periode pemerintahan saat ini. Pengalamannya yang mumpuni diyakini menjadi salah satu faktor utama di balik penunjukannya sebagai Menkeu. Reaksi positif pasar terhadap kabar reshuffle ini menunjukkan harapan investor akan stabilitas dan arah kebijakan ekonomi yang lebih jelas di masa mendatang.

Related Post