Siloam Borong 5 Rumah Sakit Bernilai Triliunan

Author Image

Endang Wulansari

25 September 2026, 10:04 WIB

Jabarpos.id – Raksasa layanan kesehatan nasional, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), kembali menunjukkan taringnya dalam memperkuat dominasi pasar kesehatan di Indonesia. Melalui langkah ekspansi yang agresif, perusahaan ini secara resmi telah merampungkan proses akuisisi lima rumah sakit strategis milik entitas anak First REIT. Transaksi besar ini menelan biaya fantastis, yakni mencapai Rp3,47 triliun.

Langkah strategis ini bukan sekadar penambahan aset biasa, melainkan bagian dari peta jalan besar Siloam untuk memperluas jangkauan layanan medisnya ke berbagai wilayah kunci. Berdasarkan informasi keterbukaan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat yang telah disepakati sebelumnya pada awal April lalu.

Siloam Borong 5 Rumah Sakit Bernilai Triliunan
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Dalam pelaksanaannya, Siloam bergerak melalui entitas anaknya, PT Megapratama Karya Bersama (MKB). Akuisisi ini menjadi bagian dari rencana jangka panjang perseroan untuk mengambil alih saham pada total 14 perusahaan yang mengelola properti rumah sakit dari berbagai entitas anak milik First REIT.

Secara teknis, skema transaksi ini dirancang dalam dua tahapan besar. Tahap pertama melibatkan pengambilalihan delapan perusahaan sasaran. Sementara itu, tahap kedua yang mencakup enam perusahaan sasaran lainnya akan dieksekusi apabila pemegang opsi terkait menjalankan hak opsi jual mereka sesuai dengan perjanjian yang telah digariskan.

Hingga saat ini, Siloam telah berhasil mengamankan 100 persen saham pada lima perusahaan di tahap pertama. Kelima perusahaan tersebut adalah PT Sriwijaya Megah Abadi (PT SMA), PT Eka Dasa Parinama (PT EDP), PT Dasa Graha Jaya (PT DGJ), PT Sentra Dinamika Perkasa (PT SDP), dan PT Graha Indah Pratama (PT GIP).

Dengan selesainya akuisisi ini, Siloam kini resmi mengoperasikan lima rumah sakit baru yang tersebar di lokasi-lokasi vital, yakni Siloam Sriwijaya di Palembang, Siloam Hospitals Purwakarta, Siloam Hospitals Bali, Siloam Hospitals Lippo Village, serta Siloam Hospitals Kebon Jeruk. Kehadiran unit-unit baru ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem layanan kesehatan Siloam, mulai dari wilayah Sumatera, Jawa, hingga Bali.

Penyelesaian akuisisi lima rumah sakit ini menandakan bahwa Siloam telah berhasil menuntaskan sebagian besar target pada transaksi tahap pertama. Langkah ekspansi ini diprediksi akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan pendapatan perusahaan di masa mendatang, mengingat lokasi rumah sakit yang diakuisisi berada di kawasan dengan permintaan layanan kesehatan yang tinggi.

Para pengamat pasar modal menilai bahwa langkah berani Siloam ini menunjukkan kepercayaan diri perusahaan dalam menghadapi persaingan industri rumah sakit yang semakin ketat. Dengan menambah jumlah fasilitas medis berkualitas tinggi, Siloam tidak hanya memperluas cakupan geografis, tetapi juga memperkokoh posisinya sebagai pemimpin pasar di sektor kesehatan swasta tanah air.

Related Post