Siapa Saja 10 Orang Terkaya Dunia Saat Ini

Author Image

Endang Wulansari

7 November 2026, 18:04 WIB

Jabarpos.id – Dinamika pasar saham global kembali mengguncang kantong para miliarder papan atas dunia. Memasuki bulan November 2026, peta kekayaan sepuluh orang terkaya di bumi mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Tren penurunan nilai aset terlihat sangat nyata, di mana mayoritas taipan teknologi harus rela melihat angka kekayaan mereka menyusut tajam dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Berdasarkan laporan terbaru dari Forbes per 1 November 2026, total akumulasi kekayaan dari sepuluh orang terkaya di dunia ini berada di angka US$2,8 triliun atau setara dengan Rp50.680 triliun. Angka ini menunjukkan penurunan yang cukup drastis dibandingkan bulan Oktober yang sempat menyentuh angka US$3,1 triliun. Fenomena ini dipicu oleh tekanan hebat pada sektor saham teknologi serta meningkatnya kekhawatiran investor terhadap besarnya biaya investasi pada pengembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Siapa Saja 10 Orang Terkaya Dunia Saat Ini
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Elon Musk masih kokoh menduduki takhta sebagai orang terkaya nomor satu di dunia dengan total kekayaan mencapai US$869 miliar atau sekitar Rp15.728,9 triliun. Meski demikian, sang pemilik Tesla dan SpaceX ini mengalami kerugian nilai aset yang sangat masif, yakni sebesar US$68 miliar (Rp1.230,8 triliun) dalam sebulan. Hal ini disebabkan oleh merosotnya harga saham SpaceX sebesar 11%, yang sayangnya tidak mampu ditutup oleh kenaikan saham Tesla yang tumbuh 13%.

Di posisi kedua, Jeff Bezos menyusul dengan kekayaan sebesar US$361 miliar (Rp6.534,1 triliun). Pendiri Amazon ini kehilangan sekitar US$8 miliar akibat pelemahan saham perusahaan induknya sebesar 4%. Menyusul di belakangnya, Larry Page, salah satu pendiri Google, mengalami hantaman keras dengan penyusutan kekayaan mencapai US$53 miliar setelah saham Alphabet anjlok lebih dari 18%.

Kondisi serupa juga dialami oleh Michael Dell yang kini berada di urutan keempat dengan kekayaan Rp4.144,9 triliun, serta Sergey Brin yang kekayaannya menyusut US$49 miliar akibat tren negatif saham Alphabet. Mark Zuckerberg, bos Meta, juga tidak luput dari badai ini dengan kehilangan harta sekitar US$40 miliar setelah saham Meta terkoreksi 15%.

Sektor semikonduktor yang digerakkan oleh Jensen Huang, CEO Nvidia, juga merasakan dampak serupa. Kekayaan Huang menyusut US$22 miliar menjadi US$178 miliar. Sementara itu, Larry Ellison dari Oracle berada di posisi kedelapan dengan kekayaan US$172 miliar.

Menariknya, di tengah gelombang penurunan ini, terdapat dua sosok yang justru berhasil mencetak pertumbuhan aset. Steve Ballmer, mantan CEO Microsoft, berhasil menambah kekayaannya sebesar US$1 miliar menjadi US$162 miliar berkat kenaikan saham Microsoft. Begitu pula dengan investor legendaris Warren Buffett. Sang "Oracle of Omaha" ini justru mencatatkan lonjakan kekayaan yang luar biasa sebesar US$13 miliar, membawa total asetnya menjadi US$154 miliar (Rp2.787,4 triliun) setelah saham Berkshire Hathaway naik 9%.

Related Post