Jabarpos.id, Jakarta – Industri mebel Indonesia menghadapi tantangan serius terkait ketergantungan bahan baku impor. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama PT Gema Graha Sarana Tbk (GEMA), William Simiadi, dalam sebuah wawancara eksklusif.
William menjelaskan bahwa komponen penting seperti engsel dan sekrup masih didatangkan dari luar negeri. Kondisi ini dinilai memengaruhi daya saing produk mebel dalam negeri di pasar global. "Kami berharap ada solusi konkret dari pemerintah, khususnya dari Bapak Prabowo sebagai presiden terpilih, untuk mengatasi masalah ini," ujarnya.

Lebih lanjut, William menyoroti potensi besar yang dimiliki Indonesia untuk mengembangkan industri mebel. Deregulasi pemerintah yang mempermudah pengembangan bisnis menjadi angin segar. Namun, ia menekankan pentingnya pengembangan ekosistem dan rantai pasok industri furnitur yang lebih kompetitif.
"Dengan dukungan yang tepat, industri mebel Indonesia bisa menjadi pemain utama di pasar internasional," imbuhnya. William berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap sektor ini demi kemajuan ekonomi nasional.




