Jabarpos.id – Transformasi besar tengah dilakukan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN untuk meningkatkan kualitas layanan dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Salah satu langkah strategisnya adalah dengan mengembangkan Super Apps "bale by BTN", yang diungkapkan oleh Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, sebagai bagian dari upaya tersebut.
Di era digital ini, BTN menyadari bahwa layanan kantor cabang akan semakin tergerus oleh kanal digital. Oleh karena itu, pengembangan layanan digital BTN diarahkan untuk mengikuti tren dan kebutuhan nasabah, mulai dari layanan terkait travel, fashion, kuliner, hingga gaya hidup sehat dan bisnis sektor halal.
BTN menawarkan berbagai solusi digital yang bertujuan untuk mempermudah aktivitas dan kehidupan nasabah. Pada akhir tahun 2025, BTN menargetkan penambahan nasabah hingga 3,6 juta pengguna melalui "bale by BTN", dan menargetkan lebih dari 5 juta pengguna pada tahun 2025.
Also Read
Di sektor Kredit Pemilikan Rumah (KPR), BTN berhasil menyelesaikan akad KPR hingga 1.000 rumah setiap harinya, berkat transformasi bisnis proses yang memungkinkan penyelesaian dalam 3 hari kerja.
Pada tahun 2025, BTN menargetkan untuk memproses KPR sebanyak 80% dari target program rumah pemerintah, yaitu sekitar 280 ribu unit rumah subsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Saat ini, segmen Gen Z hingga nasabah perempuan menjadi fokus utama dalam pengembangan bisnis KPR di BTN.
BTN juga berkomitmen untuk mendukung program 3 juta rumah pemerintah melalui kerjasama dengan Danantara dan ekosistem perumahan, termasuk pengembangan TOD (Transit-Oriented Development).
Selain itu, BTN bersiap untuk melakukan spin-off unit usaha Syariah (UUS) yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2025. Langkah ini bertujuan untuk memenuhi peningkatan kebutuhan transaksi perbankan dan keuangan Syariah, termasuk akad KPR Syariah. Dalam mengembangkan BTN Syariah, BBTN juga mengincar bisnis mortgage insurance dengan premi yang lebih terjangkau bagi nasabah.






