Beranda / Berita / Indonesia di Ambang Bencana, Asuransi Properti Kebanjiran Klaim?

Indonesia di Ambang Bencana, Asuransi Properti Kebanjiran Klaim?

Indonesia di Ambang Bencana, Asuransi Properti Kebanjiran Klaim?

JABARPOS.ID – Bencana alam menjadi momok yang semakin nyata di Indonesia. JABARPOS.ID mencatat, Zurich Indonesia mengungkapkan bahwa klaim asuransi properti didominasi oleh dampak bencana alam sepanjang tahun 2025, mencapai angka fantastis 89%.

Country Manager Zurich Indonesia, Edhi Tjahja Negara, menjelaskan bahwa peningkatan klaim ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi, terutama di tengah ancaman cuaca ekstrem dan bencana alam yang semakin sering terjadi.

Baca juga:  Ekonomi Indonesia Bakal Melejit, Pasar Saham Siap-Siap Terbang Tinggi?
Indonesia di Ambang Bencana, Asuransi Properti Kebanjiran Klaim?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Sebagai contoh, pada peristiwa banjir yang melanda Bali pada September 2025, Zurich Life telah membayarkan klaim lebih dari Rp 30 miliar. Klaim terbesar berasal dari lini properti yang mencapai Rp 29 miliar, diikuti oleh klaim kendaraan bermotor.

Selain asuransi konvensional, Zurich Indonesia juga menawarkan asuransi parametrik bencana melalui entitas syariahnya. Asuransi parametrik memberikan pembayaran klaim berdasarkan parameter atau indikator yang telah ditentukan sebelumnya, tanpa perlu verifikasi kerusakan fisik di lapangan.

Baca juga:  OJK Gebrak Pasar Modal Daerah, Izin Jadi Lebih Mudah?

Pemerintah sendiri telah mengalokasikan dana dari APBN sebesar Rp600 miliar hingga Rp1 triliun untuk membiayai premi asuransi parametrik bencana. Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Budi Herawan, menyatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri terkait implementasi program ini. Risiko yang akan dicover meliputi kerusakan material akibat gempa bumi dan banjir, namun tidak termasuk korban jiwa.