Beranda / Berita / Turis Asing ke Indonesia Siap-Siap Beli Asuransi? Aturan Baru Ini Bikin Penasaran!

Turis Asing ke Indonesia Siap-Siap Beli Asuransi? Aturan Baru Ini Bikin Penasaran!

Turis Asing ke Indonesia Siap-Siap Beli Asuransi? Aturan Baru Ini Bikin Penasaran!

Jabarpos.id – Dewan Asuransi Indonesia (DAI) sedang menggodok aturan baru yang mewajibkan wisatawan mancanegara (wisman) memiliki asuransi sebelum menginjakkan kaki di Bumi Pertiwi. Wacana ini diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi turis asing selama berlibur di Indonesia.

Ketua Umum DAI, Yulius Bhayangkara, mengungkapkan ide ini bisa diwujudkan dengan membuka booth asuransi di area visa on arrival (VoA) di pintu masuk Indonesia. "Kita lagi coba push untuk orang sebelum masuk ke Indonesia punya travel insurance. Jadi ya kayak kita ke luar negeri misalkan kita harus beli, kenapa ke Indonesia gak harus beli?" ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (26/11/2025).

Baca juga:  Danantara, Jurus Jitu Prabowo Sulap Sampah Jadi Energi, Bikin Dunia Kagum!
Turis Asing ke Indonesia Siap-Siap Beli Asuransi? Aturan Baru Ini Bikin Penasaran!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Untuk memuluskan rencana ini, DAI telah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait, mulai dari anggota legislatif hingga regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Salah satu perusahaan asuransi yang memiliki produk asuransi perjalanan adalah Zurich Indonesia.

Country Manager Zurich Indonesia, Edhi Tjahja Negara, menyatakan bahwa perusahaannya telah melakukan digitalisasi untuk lini bisnis ini melalui proteksi.go.id. Zurich Indonesia juga membidik potensi asuransi perjalanan halal, termasuk umroh, untuk memperluas jangkauannya. "Kami percaya pertumbuhan travel insurance bisa double digit di tahun depan," kata Edhi.

Baca juga:  Berlian Raksasa Seberat 2.492 Karat Ditemukan di Botswana, Begini Penampakannya!

Zurich Asuransi Indonesia (ZAI) mencatat pertumbuhan jumlah polis yang bertransaksi melalui platform digital proteksi.zurich.co.id hingga Oktober 2025 mencapai lebih dari 40%. Sementara itu, Zurich Syariah mencatatkan pertumbuhan kontribusi bruto (GWP) hingga 21%, dengan dominasi perjalanan ibadah umrah yang mengalami peningkatan jumlah polis hingga lebih dari 100%.