Beranda / Berita / Dari Garasi Kampus Hingga IPO, Pendiri Insta360 Jadi Miliarder Muda!

Dari Garasi Kampus Hingga IPO, Pendiri Insta360 Jadi Miliarder Muda!

Dari Garasi Kampus Hingga IPO, Pendiri Insta360 Jadi Miliarder Muda!

JABARPOS.ID, Jakarta – Debut gemilang saham produsen kamera Insta360 di Bursa Efek Shanghai telah mengantarkan pendirinya, Liu Jingkang (JK), ke jajaran orang terkaya di dunia. Lonjakan saham ini bukan hanya menjadi IPO terbesar di pasar STAR Market tahun lalu, tetapi juga kisah sukses seorang anak muda yang memulai bisnisnya dari asrama kampus.

Saham Arashi Vision, nama perusahaan Insta360, melesat hampir empat kali lipat saat pertama kali diperdagangkan. Hal ini mendongkrak valuasi perusahaan hingga mencapai Rp 161,37 triliun. Perusahaan yang berbasis di Shenzhen ini berhasil mengumpulkan dana segar sebesar Rp 4,4 triliun dari IPO tersebut.

Baca juga:  Rupiah Terus Ditekan, BI Pasang Badan dengan Jurus Pamungkas
Dari Garasi Kampus Hingga IPO, Pendiri Insta360 Jadi Miliarder Muda!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Menurut laporan Forbes, JK, yang baru berusia 33 tahun, kini memiliki kekayaan mencapai Rp 57,33 triliun. Pria lulusan ilmu komputer dari Universitas Nanjing ini mendirikan Insta360 pada tahun 2015.

"Sepuluh tahun lalu, kami keluar dari asrama Universitas Nanjing dengan sumber daya terbatas dan impian yang besar," ujar Liu saat seremoni pencatatan saham di Shanghai. "Sepuluh tahun berlalu, produk unggulan kami telah berkembang dari ONE X menjadi X5, dan makin jauh kami melangkah, makin jelas pula visi awal kami."

Baca juga:  Nadiem Makarim Jadi Tersangka? Kejagung Ungkap Fakta Mengejutkan

Insta360 dikenal dengan produk kamera aksi 360 derajat seri ‘X’ dan kamera mini seri ‘Go’ yang populer di kalangan videografer dan kreator konten global. Pada tahun 2024, perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar Rp 12,9 triliun, meningkat 53,3% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pertumbuhan pesat Insta360 didorong oleh penjualan domestik yang kuat dan ekspansi internasional, terutama di AS, Eropa, dan Jepang. Tahun lalu, 76% dari total pendapatan berasal dari pasar luar negeri.

Baca juga:  29 Asuransi Terancam OJK Ini Faktanya

Meskipun sukses, Insta360 juga menghadapi tantangan, termasuk ketegangan dagang antara AS dan China, serta persaingan ketat di industri elektronik konsumen. GoPro dan DJI menjadi pesaing utama Insta360 di segmen kamera aksi.