JABARPOS.ID, Jakarta – Kabar kurang sedap datang dari produsen roti ternama, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI). Emiten pengelola Sari Roti ini harus menelan pil pahit setelah laba bersihnya merosot tajam sebesar 29% sepanjang tahun 2025.
Menurut laporan keuangan terbaru yang dirilis, laba tahun berjalan ROTI tercatat sebesar Rp256,7 miliar. Angka ini jauh di bawah perolehan tahun sebelumnya yang mencapai Rp362,2 miliar.

Penurunan laba ini sejalan dengan menyusutnya pendapatan perseroan menjadi Rp3,76 triliun pada tahun 2025, dibandingkan dengan Rp3,93 triliun pada tahun 2024. Secara year on year (yoy), pendapatan terkontraksi tipis sebesar 4,5%.
Pendapatan ROTI tertekan oleh beban pokok penjualan yang mencapai Rp1,76 triliun. Meskipun demikian, angka ini menunjukkan sedikit perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,78 triliun.
Total aset perseroan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp3,5 triliun, terdiri dari aset lancar sebesar Rp968,5 miliar dan aset tidak lancar sebesar Rp2,56 triliun. Sementara itu, liabilitas dan ekuitas ROTI masing-masing tercatat sebesar Rp1,49 triliun dan Rp2,04 triliun. JABARPOS.ID





