Jabarpos.id – Himpunan Kawasan Industri (HKI) optimis kawasan industri di Indonesia mampu menjadi magnet investasi di tengah ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah. Optimisme ini didasari oleh potensi besar yang dimiliki Indonesia, salah satunya adalah masuknya investasi raksasa di sektor semikonduktor.
Ketua Umum HKI, Akhmad Ma’ruf Maulana, mengungkapkan bahwa saat ini tengah berproses investasi semikonduktor dari Amerika Serikat senilai Rp 82 triliun yang akan berlokasi di kawasan Industri Pulau Galang, Batam. Investasi ini menjadi angin segar bagi perekonomian Indonesia dan bukti bahwa Indonesia masih menjadi tujuan investasi yang menarik.

"Investasi ini sangat penting bagi Indonesia, terutama dalam mengembangkan industri teknologi tinggi," ujar Ma’ruf dalam dialog di CNBC Indonesia, Senin (30/03/2026).
Namun, Ma’ruf menekankan bahwa dukungan pemerintah sangat diperlukan untuk mempercepat realisasi investasi ini. HKI berharap pemerintah dapat memberikan kemudahan dalam hal perizinan dan regulasi.
"Kami berharap pemerintah dapat mempermudah proses perizinan agar investasi ini dapat segera terealisasi dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia," tambahnya.
HKI meyakini bahwa dengan dukungan pemerintah dan iklim investasi yang kondusif, kawasan industri di Indonesia akan semakin menarik bagi investor asing di tengah gejolak geopolitik global. Investasi di sektor semikonduktor ini diharapkan menjadi pemicu bagi investasi-investasi lain di sektor teknologi tinggi.





