Beranda / Berita / Transformasi BRI: Apa yang Terjadi di Balik Layar?

Transformasi BRI: Apa yang Terjadi di Balik Layar?

jabarpos.id PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatatkan sederet prestasi gemilang dalam setahun terakhir. Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Hery Gunardi, BRI sukses melewati fase penting dalam transformasi perusahaan.

Setelah 130 tahun berkiprah, BRI semakin kokoh dan terus berkontribusi pada perekonomian nasional. Berikut adalah capaian dan langkah strategis Hery Gunardi dalam memperkuat bisnis BRI selama setahun terakhir:

Transformasi BRI: Apa yang Terjadi di Balik Layar?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id
  1. Kepemimpinan Baru, Awal Transformasi

    Hery Gunardi resmi menjabat sebagai Direktur Utama BRI melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 24 Maret 2025. Dengan pengalaman lebih dari 34 tahun di industri perbankan, Hery dikenal sebagai bankir yang terlibat langsung dalam berbagai agenda strategis, termasuk pendirian Bank Mandiri dan kelahiran PT AXA Mandiri Financial Services (AMFS). Ia juga berperan penting dalam merger tiga bank syariah Himbara menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Pengangkatan Hery Gunardi menandai komitmen BRI untuk melanjutkan transformasi secara terukur dan berkelanjutan.

  2. BRIVolution Reignite: Memperkuat Fondasi Bisnis

    Bersama Hery Gunardi, BRI menetapkan BRIVolution Reignite untuk memperkuat fondasi bisnis, meningkatkan efisiensi, dan memastikan BRI tetap relevan di tengah perubahan ekonomi dan teknologi. Fokusnya adalah penguatan struktur pendanaan, digitalisasi, peningkatan produktivitas, serta pengembangan bisnis inti dan bisnis baru yang berkelanjutan.

  3. Rebranding: "Satu Bank Untuk Semua"

    Sebagai bagian dari transformasi, BRI meluncurkan Corporate Rebranding pada 16 Desember 2025, bertepatan dengan hari jadinya yang ke-130. Inisiatif ini menghadirkan identitas yang lebih modern, universal, inklusif, dan relevan bagi seluruh masyarakat Indonesia, tanpa meninggalkan nilai-nilai utama BRI.

  4. Kinerja Keuangan Positif

    BRI mencetak laba bersih sebesar Rp57,13 triliun sepanjang 2025, didukung oleh pendapatan bunga sebesar Rp207,78 triliun atau naik 4,27% yoy. Kredit BRI secara konsolidasi mencapai Rp1.521,49 triliun, meningkat 12,31% yoy. Total aset BRI tercatat sebesar Rp2.135,37 triliun.

  5. Segudang Penghargaan

    BRI meraih 163 pengakuan dari berbagai lembaga, baik di tingkat nasional maupun internasional. BRI menempati peringkat ke-349 dalam Forbes Global 2000 – The World’s Largest Companies 2025, menjadi perusahaan publik Indonesia dengan peringkat tertinggi. Selain itu, BRI dinobatkan sebagai Bank of The Year 2025 in Indonesia oleh The Banker dan meraih tiga penghargaan Dealer Utama Kinerja Terbaik 2025 dari Kementerian Keuangan RI. BRI juga masuk dalam daftar "Global 500 2026" oleh Brand Finance, sebagai salah satu merek paling bernilai di dunia.