Beranda / Berita / Sang Maestro Pasar Berkembang Telah Tiada, Mark Mobius Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun

Sang Maestro Pasar Berkembang Telah Tiada, Mark Mobius Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun

JABARPOS.ID – Dunia investasi berduka. Mark Mobius, investor legendaris yang dikenal sebagai pelopor investasi di pasar negara berkembang, menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Rabu di usia 89 tahun. Kabar duka ini disampaikan melalui pernyataan resmi di halaman LinkedIn miliknya.

Mobius, yang dijuluki "Indiana Jones dari pasar negara berkembang," dikenal karena keberaniannya menjelajahi yurisdiksi baru, bahkan yang penuh risiko. Baginya, tantangan adalah daya tarik utama.

Sang Maestro Pasar Berkembang Telah Tiada, Mark Mobius Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Mengutip Reuters, dalam bukunya "Passport to Profits," Mobius pernah menulis bahwa volatilitas bukanlah musuh yang menakutkan, melainkan pertanda peluang yang menjanjikan. Unggahan LinkedIn tersebut tidak merinci penyebab kematian Mobius.

Selama beberapa dekade, Mobius tanpa lelah mempromosikan potensi pasar negara berkembang. Bahkan pada Januari lalu, ia masih optimis tentang Venezuela, berharap perubahan politik dan ekonomi akan membuka pintu bagi investor setelah potensi keluarnya Presiden Nicolas Maduro.

Baca juga:  Indocement Bakal Lenyapkan Saham Tresuri, Ada Apa?

Keyakinan Mobius telah menginspirasi generasi manajer investasi dan menarik miliaran dolar ke pasar yang dulunya dianggap terpencil. Buku-bukunya, yang menggabungkan catatan perjalanan dengan panduan investasi, menawarkan perspektif humanis tentang keuangan global. Dalam "The Little Book of Emerging Markets" (2012), ia menekankan bahwa di balik setiap neraca dan ticker saham, ada komunitas yang berjuang untuk berkembang.

"Jika Anda ingin memahami suatu pasar, mulailah dengan orang-orangnya," tulis Mobius, seperti dikutip jabarpos.id dari Reuters, Kamis (16/4/2026).

Baca juga:  Polisi Ringkus Mantan Kades Tangerang Korupsi Dana Desa 1,3 M

Pernyataan ini mencerminkan keyakinannya bahwa observasi langsung di lapangan lebih berharga daripada teori abstrak. Ia sering menceritakan bagaimana kunjungan pabrik di Brasil, pertemuan dengan pejabat privatisasi di Polandia, dan percakapan dengan pemilik toko di Filipina, telah membuka wawasannya terhadap peluang investasi.

Sebagai ketua eksekutif Templeton Emerging Markets Group selama lebih dari 30 tahun, Mobius melakukan perjalanan tanpa henti. Ia mengunjungi puluhan negara setiap tahun untuk mencari bisnis yang undervalued dan ekonomi yang kurang dihargai. Ia mengklaim telah mengunjungi setidaknya 112 negara.

Mobius menjadi wajah publik investasi pasar negara berkembang pada saat kelas aset tersebut mulai terbentuk. Sikapnya yang tenang dan pengetahuannya yang luas meyakinkan investor Barat yang khawatir tentang risiko politik, volatilitas mata uang, dan tata kelola yang kurang transparan.

Baca juga:  Premi Asuransi Kesehatan Bisa Lebih Murah? Ini Jurus OJK

Lahir dari orang tua Puerto Rico dan Jerman di Hempstead, New York, Joseph Bernhard Mark Mobius meraih gelar Ph.D di bidang ekonomi dari MIT pada tahun 1964 dengan tesis tentang satelit komunikasi. Ia pernah belajar seni rupa, bekerja di agensi bakat, menjadi guru, dan memasarkan produk Snoopy di Asia. Ia juga seorang konsultan politik.

Dalam sebuah pernyataan perusahaan, mitra Mobius di Mobius Investments, John Ninia dan Eric Nguyen, akan mengambil alih tanggung jawab kepemimpinan.