Beranda / Travel / Tragis, Turis Spanyol Tewas Terinjak Gajah di Taman Nasional Pilanesberg

Tragis, Turis Spanyol Tewas Terinjak Gajah di Taman Nasional Pilanesberg

Tragis, Turis Spanyol Tewas Terinjak Gajah di Taman Nasional Pilanesberg

Bandung – Sebuah tragedi terjadi di Taman Nasional Pilanesberg, Afrika Selatan, saat seorang turis asal Spanyol tewas terinjak-injak gajah. Insiden ini terjadi saat turis tersebut bersama rombongan lainnya tengah menikmati pemandangan kawanan gajah.

Dilansir dari Jabarpos.id, turis tersebut, bersama dua temannya, nekat turun dari kendaraan wisata untuk mengambil foto lebih dekat dengan kawanan gajah yang terdiri dari induk dan tiga anak gajah. Meskipun mendapat peringatan dari sesama penumpang dan turis di kendaraan lain, ia tetap bersikeras mendekati gajah.

Tragis, Turis Spanyol Tewas Terinjak Gajah di Taman Nasional Pilanesberg

"Meskipun ada peringatan dari sesama penumpang, dan penumpang dari dua kendaraan lain yang melihat penampakan tersebut, sayangnya dia tidak mengindahkan peringatan mereka," ungkap dewan taman dan pariwisata provinsi North West dalam sebuah pernyataan.

Baca juga:  Edelweiss di Pegunungan Alpen Terancam Punah, Ulah Turis Jadi Biang Keladinya

Seekor gajah dewasa merasa terganggu dengan kehadiran turis tersebut dan langsung menyerang dengan agresif. "Sayangnya dia tidak dapat melarikan diri atau menghindari gajah tersebut, kawanannya bergabung, ia terperangkap dan diinjak-injak hingga mati," lanjut keterangan tersebut.

Dewan taman nasional menyatakan bahwa kawanan gajah kemudian menjauh tanpa menunjukkan agresi terhadap penumpang lainnya. Pieter Nel, kepala petugas konservasi di dewan tersebut, menjelaskan kepada AFP bahwa induk gajah yang memimpin kawanan menyerang setelah merasa terusik oleh tindakan turis tersebut.

Baca juga:  Menikmati Keindahan Curug Gorobog di Kaki Gunung Goong Sumedang

"Banyak wisatawan tidak menyadari bahayanya dan tidak menyadari betapa berbahayanya hewan-hewan ini," ujar Nel.

Dewan taman nasional menegaskan bahwa sifat hewan liar yang berbahaya dan tidak dapat diprediksi selalu dijelaskan kepada pengunjung. "Wisatawan akan selalu diberitahu tentang pentingnya tetap menjaga keselamatan kendaraan, menghormati jarak antara kendaraan dan hewan dan mengizinkan mereka melintas terlebih dahulu, dan hanya turun di area yang ditentukan secara khusus," tambah pernyataan tersebut.

Dewan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan teman-teman korban, dengan mengatakan sangat sedih atas kejadian tragis ini.

Serangan gajah memang bukan hal yang jarang terjadi di wilayah tersebut. Pada tahun 2021, seorang tersangka pemburu liar tewas dibunuh oleh gajah di taman nasional Kruger. Tahun lalu, 50 orang tewas dan 85 terluka oleh binatang liar di negara tetangga Zimbabwe, sebagian besar serangan berasal dari gajah, menurut pihak berwenang setempat.

Baca juga:  Kampung Kontol Bangkong: Kisah Unik di Balik Nama yang Mengundang Senyum

Kementerian Luar Negeri Spanyol telah dihubungi untuk memberikan komentar. Korban diketahui berasal dari kota Zaragoza di wilayah timur laut Aragón. Perwakilan pemerintah pusat di wilayah tersebut mengatakan kepada La Vanguardia bahwa staf konsuler sedang melakukan perjalanan ke lokasi kecelakaan untuk mengambil jenazah pria tersebut dan memulangkannya.