Beranda / Berita / Sultan Jadi Sopir Pedagang Kaget Pingsan

Sultan Jadi Sopir Pedagang Kaget Pingsan

Sultan Jadi Sopir Pedagang Kaget Pingsan

Kisah tak terduga datang dari sosok Sri Sultan Hamengkubuwana IX, Raja Yogyakarta yang dikenal sederhana dan dekat dengan rakyat. Sebuah insiden unik, yang diungkap oleh jabarpos.id, pernah menggemparkan pasar tradisional ketika beliau secara tak sengaja berperan sebagai sopir truk pengangkut beras, menyebabkan seorang pedagang pingsan karena terkejut.

Dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia berkat warisan dan sistem feodalisme kerajaan, Sri Sultan Hamengkubuwana IX justru memilih hidup bersahaja dan dekat dengan rakyatnya. Kerendahan hati sang Raja Yogyakarta ini terbukti dalam sebuah kejadian luar biasa. Kala itu, Sri Sultan mengemudikan sendiri Land Rover pribadinya dari pedesaan menuju pusat Kota Yogyakarta. Di tengah perjalanan, sebuah pemandangan tak biasa terjadi.

Baca juga:  Terungkap! Inilah 3 Juragan Muslim Dunia yang Bikin Geleng-Geleng Kepala
Sultan Jadi Sopir Pedagang Kaget Pingsan
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Seorang perempuan tua penjual beras menghentikan laju kendaraan sang Sultan. Tanpa sedikit pun curiga atau mengetahui identitas pengemudi, ia meminta tumpangan ke pasar kota. Tak hanya itu, perempuan tersebut bahkan dengan lugas meminta ‘sopir’ itu untuk membantunya mengangkut dua karung besar beras ke dalam mobil. Dengan sikap yang patuh dan tanpa ragu, Sri Sultan Hamengkubuwana IX langsung mengangkat karung-karung tersebut, seolah memang tugasnya.

Sepanjang perjalanan menuju pasar, obrolan ringan terjalin akrab antara keduanya, tanpa si penjual beras menyadari bahwa ia sedang berbincang dengan penguasa tertinggi tanah Jawa. Setibanya di tujuan, Sri Sultan kembali menunjukkan sikap layaknya sopir angkut, membantu menurunkan karung-karung beras. Ketika si penjual beras hendak memberikan upah sebagai tanda terima kasih, Sri Sultan dengan halus menolak dan mengembalikan uang tersebut.

Baca juga:  Astra Perkuat Cengkeraman di Bisnis Pergudangan

Penolakan ini justru memicu reaksi tak terduga dari si penjual beras. Ia merasa tersinggung dan marah, mengira sang ‘sopir’ menolak karena upah yang diberikan terlalu kecil atau meremehkan. Dengan perasaan kesal dan menggerutu, ia memandang sopir tersebut sombong dan tak butuh uang. Tak lama setelah Sri Sultan beranjak pergi, seseorang yang mengenal sang Raja mendekati si penjual beras dan mengungkapkan identitas asli dari ‘sopir’ yang baru saja dimarahinya habis-habisan: tak lain adalah Sri Sultan Hamengkubuwana IX.

Baca juga:  Kabar Gembira! Punya Catatan SLIK di Bawah 1 Juta? Jangan Khawatir, Rumah Subsidi Tetap Bisa Jadi Milikmu!

Kabar mengejutkan itu sontak membuat si penjual beras terperanjat hebat, hingga akhirnya ia pingsan dan harus dilarikan ke rumah sakit. Mendengar insiden tersebut, Sri Sultan Hamengkubuwana IX, tanpa membuang waktu, segera memacu kendaraannya menuju rumah sakit untuk menjenguk perempuan yang baru saja ‘dilayaninya’ itu.

Kisah ini, yang terus hidup dalam ingatan masyarakat, menjadi bukti nyata kerendahan hati dan kedekatan Sri Sultan Hamengkubuwana IX dengan rakyatnya. Meski menyandang gelar Raja dan memiliki kekayaan melimpah, beliau tak pernah ragu untuk turun langsung, membaur, dan merasakan denyut nadi kehidupan masyarakat kecil, tanpa sekat dan tanpa jarak.