Gubernur BI Tunjuk Pemimpin Strategis Baru

Author Image

Endang Wulansari

15 September 2026, 18:31 WIB

Jakarta – Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, resmi melantik Mal Isnaini S. Meyyanti sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial (DKMP). Pelantikan yang berlangsung pada Selasa, 15 September 2026, di Jakarta ini, menurut laporan jabarpos.id, menandai langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi bank sentral.

Sebelum mengemban jabatan penting ini, Mal Isnaini dikenal menjabat sebagai Kepala Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola, menunjukkan rekam jejaknya dalam aspek pengelolaan dan tata kelola internal Bank Indonesia.

Gubernur BI Tunjuk Pemimpin Strategis Baru
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Dalam pernyataannya, Destry Damayanti menegaskan bahwa rotasi kepemimpinan ini merupakan bagian integral dari upaya penguatan organisasi Bank Indonesia. Tujuannya adalah untuk memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas-tugas krusial bank sentral dalam menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Destry lebih lanjut menggarisbawahi bahwa mandat Bank Indonesia yang semakin meluas menuntut penguatan tanggung jawab kelembagaan, tata kelola yang efektif, dan kepemimpinan yang adaptif. Ia juga menekankan pentingnya sinergi yang erat antara Bank Indonesia dan berbagai mitra strategisnya, agar setiap langkah dapat berjalan selaras dan saling melengkapi sesuai kewenangan masing-masing pihak.

Gubernur BI juga mengarahkan agar seluruh pelaksanaan tugas Bank Indonesia senantiasa berpegang pada tiga prinsip utama: berdampak nyata, inklusif, dan terintegrasi. Prinsip-prinsip ini diharapkan terwujud melalui kolaborasi dan sinergi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan. Sejalan dengan arahan tersebut, para pemimpin di lingkungan Bank Indonesia diharapkan dapat menerapkan gaya kepemimpinan yang inklusif, terbuka terhadap beragam pandangan, serta mampu memberikan ruang yang luas bagi setiap anggota organisasi untuk berkontribusi secara maksimal.

"Penguatan kelembagaan, kepemimpinan, dan sinergi menjadi fondasi penting bagi Bank Indonesia dalam menjalankan mandat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," pungkas Destry, menegaskan komitmen bank sentral terhadap masa depan perekonomian Indonesia.

Related Post