Jabarpos.id melaporkan, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) berambisi besar di tahun 2025. Emiten data center ini menyiapkan dana fantastis, Rp 1 triliun, untuk belanja modal (capex). Targetnya? Pertumbuhan laba dua digit!
Direktur Keuangan dan Corporate Affairs DCII, Evelyn, mengungkapkan hal tersebut dalam paparan publik virtual. Sebagian besar dana tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan gedung pusat data JK6 di Cibitung yang hampir rampung dan ditargetkan beroperasi pada semester pertama tahun ini. JK6 akan meningkatkan kapasitas layanan DCI secara signifikan hingga 36 MW.

Tidak hanya itu, DCII juga memulai pembangunan pusat data baru di Surabaya dengan kapasitas 9 MW. Langkah ekspansi ini menunjukkan optimisme perusahaan terhadap pertumbuhan pasar data center di Indonesia.
Kinerja DCII tahun lalu memang gemilang. Laba bersih mencapai Rp 797 miliar, meningkat 54,9% year-on-year (yoy), sementara pendapatan mencapai Rp 1,8 triliun, naik 38,8% yoy. Tren positif berlanjut di kuartal I-2025, dengan pendapatan Rp 773 miliar (naik 118% yoy) dan laba bersih Rp 418 miliar (naik 193% yoy).
Evelyn menambahkan, keberhasilan ini berkat komitmen perusahaan terhadap rencana bisnis dan efisiensi time-to-market. DCII akan terus fokus pada pertumbuhan berkelanjutan, efisiensi operasional, dan pengembangan infrastruktur digital untuk mendukung ekonomi digital Indonesia.
Saat ini, total kapasitas layanan DCI mencapai 119 MW, tersebar di Cibitung, Karawang, dan Jakarta. Ekspansi geografis juga terus dilakukan, dengan rencana pembangunan pusat data di Surabaya (DCI E2) dan Bintan. DCI E2 dirancang sebagai hub interkoneksi strategis untuk wilayah timur Indonesia.





