Investor Asing Diam-diam Lepas Saham Ini

Author Image

Endang Wulansari

20 Juli 2026, 08:04 WIB

Pasar modal Indonesia menunjukkan dinamika yang kontras sepanjang pekan 13-17 Juli 2026. Di tengah euforia penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), investor asing justru teridentifikasi melepas sejumlah saham berkapitalisasi besar. Fakta menarik ini terungkap dari laporan yang dihimpun jabarpos.id.

PT Astra International Tbk (ASII) menjadi primadona penjualan asing, dengan nilai bersih mencapai Rp532,5 miliar. Disusul ketat oleh PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang mencatat net sell sebesar Rp187,9 miliar. Sektor pertambangan dan energi juga tak luput dari bidikan jual, terlihat dari pelepasan saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) senilai Rp101,5 miliar dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) sebesar Rp94,4 miliar.

Investor Asing Diam-diam Lepas Saham Ini
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Daftar saham yang dilepas asing semakin panjang dengan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sebesar Rp67,7 miliar, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp63,2 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp60,5 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp56,9 miliar, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp51,6 miliar, serta PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp48,7 miliar.

Kendati demikian, secara keseluruhan, investor asing tetap membukukan pembelian bersih (net foreign buy) sekitar Rp441,4 miliar selama periode tersebut. Ini mengindikasikan bahwa aksi akumulasi pada beberapa saham, terutama dari sektor perbankan, berhasil menyeimbangkan tekanan jual yang terjadi pada emiten-emiten lain.

Sementara itu, IHSG menunjukkan performa cemerlang. Setelah sempat berfluktuasi di awal pekan, indeks akhirnya ditutup menguat signifikan 4,24% ke level 6.175,535. Raihan ini menandai kenaikan mingguan terbesar dalam beberapa bulan terakhir, memicu optimisme di kalangan pelaku pasar.

Penguatan IHSG juga sejalan dengan lonjakan aktivitas perdagangan. Rata-rata nilai transaksi harian meroket 36,25% menjadi Rp13,99 triliun dari pekan sebelumnya yang Rp10,27 triliun. Volume transaksi harian juga melonjak 27,75% mencapai 26,17 miliar saham, sementara frekuensi transaksi meningkat 24,60% menjadi 2,33 juta kali per hari. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) turut mengukir pertumbuhan 3,95%, mencapai Rp10.749 triliun.

Related Post