Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Aminuddin Ma’ruf, mengumumkan kabar penting terkait kelanjutan proyek LRT City yang sempat mandek. Menurut informasi yang dihimpun jabarpos.id, suntikan dana segar sebesar Rp456 miliar telah disiapkan oleh BPI Danantara. Dana ini akan dialokasikan untuk menghidupkan kembali pembangunan di 12 titik lokasi proyek LRT City yang tersebar.
Aminuddin menjelaskan bahwa rencana pembangunan mencakup seluruh 12 lokasi tersebut. Ia tidak menampik adanya unit-unit yang belum rampung, bahkan beberapa proyek di titik tertentu belum sama sekali dimulai. "Memang kita ada rencana membangun semuanya di 12 unit itu, di 12 titik itu, di 12 lokasi," ujarnya kepada awak media usai pertemuan penting di Kantor BP BUMN, Selasa (15/9/2026).
Dalam pertemuan yang turut dihadiri perwakilan konsumen, PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) sebagai induk, dan PT Adhi Commuter Properti Tbk. (ADCP) selaku pengembang, telah disepakati tenggat waktu. ADHI dan ADCP diberikan waktu hingga 1 Oktober 2026 untuk menyelesaikan inventarisasi jumlah unit yang belum diserahterimakan kepada konsumen.
Also Read
Pertemuan lanjutan untuk finalisasi penyelesaian masalah ini dijadwalkan antara tanggal 10 hingga 15 Oktober 2026. Terkait opsi pengembalian dana atau refund bagi konsumen, Aminuddin menegaskan bahwa sejauh ini pilihan tersebut belum tersedia.
Untuk memastikan kelayakan dan progres pembangunan, Aminuddin berencana untuk segera mengunjungi ke-12 lokasi proyek LRT City tersebut. Kunjungan ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara langsung titik-titik mana yang paling siap dan layak untuk dilanjutkan pembangunannya.





