Jabarpos.id – Dunia bisnis global kini tidak lagi didominasi oleh sosok-sosok senior yang telah berkarir selama puluhan tahun. Fenomena baru muncul di mana generasi Z mulai menunjukkan taringnya dengan menguasai aset-aset bernilai fantastis. Berdasarkan data terbaru, sejumlah anak muda yang bahkan belum genap berusia 25 tahun telah tercatat sebagai miliarder dengan kekayaan yang mampu mengguncang ekonomi dunia.
Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Amelie Voigt Trejes. Di usianya yang baru menginjak 21 tahun, Amelie telah memiliki kekayaan bersih mencapai US$1,11 miliar. Kekayaan ini bersumber dari kepemilikan sahamnya di WEG, sebuah raksasa produsen motor listrik terbesar di wilayah Amerika Latin. Meskipun perusahaan multinasional ini memiliki pendapatan tahunan mencapai US$7 miliar dan beroperasi di lebih dari sepuluh negara, Amelie memilih untuk tidak terlibat langsung dalam posisi eksekutif maupun dewan direksi saat ini.
Tak jauh berbeda, pemuda asal Jerman bernama Johannes von Baumbach juga menunjukkan dominasi kekayaannya di usia yang sama dengan Amelie. Johannes tercatat memiliki kekayaan luar biasa sebesar US$6,439 miliar. Ia merupakan pewaris takhta dari Boehringer Ingelheim, salah satu perusahaan farmasi swasta terbesar di dunia. Perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1885 ini memegang peran vital dalam memproduksi obat-obatan penting untuk penyakit diabetes hingga gangguan pernapasan, dengan jaringan tenaga kerja mencapai 53.000 orang di seluruh dunia.
Also Read
Daftar miliarder muda ini juga diperkuat oleh L’ivia Voigt de Assis. Di usia 22 tahun, ia memiliki kekayaan sekitar US$1,393 miliar. Sama seperti Amelie, L’ivia mendapatkan kekayaannya melalui kepemilikan saham di WEG. Menariknya, L’ivia saat ini masih menjalani kehidupan sebagai mahasiswa, sehingga ia belum mengambil peran strategis dalam manajemen operasional perusahaan keluarga tersebut.
Dari benua Eropa, Italia, muncul nama Clemente Del Vecchio. Pada usia 22 tahun, ia telah mengantongi kekayaan sebesar US$5,304 miliar. Clemente adalah putra dari mendiang Leonardo Del Vecchio, sosok di balik kejayaan EssilorLuxottica, produsen kacamata terbesar di dunia. Melalui perusahaan induk Delfin, Clemente memegang 12,5% saham yang juga mencakup aset di sektor asuransi hingga perbankan. Ia bahkan sempat menyandang gelar miliarder termuda di dunia saat usianya baru menginjak 18 tahun setelah menerima warisan tersebut.
Terakhir, dari Asia, muncul Kim Jung-youn asal Korea Selatan. Di usia 22 tahun, ia memiliki kekayaan sebesar US$1,683 miliar. Kekayaan Jung-youn berasal dari kepemilikan saham di NXC, perusahaan induk dari raksasa gim daring, Nexon. Aset ini merupakan warisan dari sang ayah, Kim Jung-ju, yang mendirikan Nexon pada tahun 1994. Meski memiliki pengaruh finansial yang sangat besar, Jung-youn dan saudaranya memilih untuk tidak terlibat dalam operasional harian perusahaan gim tersebut. Fenomena ini membuktikan bahwa kepemilikan aset besar di usia muda sering kali berkaitan erat dengan warisan strategis dan manajemen saham yang kuat.






