Strategi Baru Maybank Perkuat Etiqa Indonesia

Author Image

Endang Wulansari

29 September 2026, 02:04 WIB

Jabarpos.id – PT Bank Maybank Indonesia Tbk tengah mengambil langkah strategis besar untuk memperkokoh posisi bisnisnya di sektor jasa keuangan tanah air. Melalui penguatan terhadap PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia (Etiqa Indonesia), bank ini berupaya menciptakan ekosistem keuangan yang lebih solid dan terintegrasi bagi para nasabahnya.

Langkah berani ini menyusul rampungnya proses pengambilalihan saham pada tiga lini bisnis utama, yakni PT Maybank Sekuritas Indonesia (MSI), PT Maybank Asset Management (MAM), dan PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia (AEII). Integrasi ini bertujuan untuk menyatukan kekuatan perbankan, manajemen aset, sekuritas, hingga asuransi dalam satu payung besar yang disebut Grup Keuangan Terintegrasi Maybank Indonesia.

Strategi Baru Maybank Perkuat Etiqa Indonesia
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, menegaskan bahwa peran Maybank sebagai perusahaan induk konglomerasi keuangan (PIKK) tidak hanya sekadar memberikan dukungan operasional. Lebih dari itu, Maybank berkomitmen penuh untuk memperkuat fondasi finansial di setiap entitas yang berada di bawah naungannya.

"Sebagai pemegang saham pengendali, kami memastikan Etiqa Indonesia memiliki struktur permodalan yang kokoh. Langkah penambahan modal yang kami ambil adalah bukti nyata komitmen kami agar Etiqa dapat terus menjalankan kewajibannya kepada pemegang polis serta memberikan pelayanan prima bagi seluruh nasabah dan mitra bisnis," jelas Steffano dalam keterangan resminya.

Menurut Steffano, kebutuhan masyarakat saat ini telah bergeser. Nasabah tidak lagi hanya membutuhkan layanan simpan-pinjam perbankan, tetapi juga perlindungan atau proteksi yang mumpuni sebagai bagian dari perencanaan finansial jangka panjang. Dengan pengalaman regional yang kuat di kawasan ASEAN, Etiqa diharapkan mampu membawa standar layanan internasional ke pasar Indonesia.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama Etiqa Indonesia, Mochamad Reza, menyambut baik integrasi ini. Ia menilai, bergabungnya Etiqa ke dalam grup keuangan terintegrasi akan membuka pintu peluang yang sangat luas, terutama dalam mempercepat transformasi perusahaan menuju segmen ritel.

"Dukungan dari Maybank Indonesia serta keahlian yang kami miliki di pasar regional akan menjadi modal utama untuk mengembangkan solusi perlindungan yang relevan bagi masyarakat Indonesia. Kami ingin produk kami lebih mudah diakses dan sesuai dengan karakteristik pasar lokal," tutur Reza.

Etiqa sendiri bukanlah pemain baru di Indonesia. Perusahaan ini mulai merambah pasar tanah air sejak September 2017 melalui akuisisi PT Asuransi Asoka Mas, sebelum akhirnya resmi berganti nama pada Maret 2019. Dengan kehadiran di berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Filipina, dan Kamboja, Etiqa membawa pengalaman luas dalam industri asuransi dan takaful.

Sinergi ini juga merupakan bagian dari strategi besar Maybank Group, yakni ROAR30, yang bertujuan memperkuat posisi mereka sebagai pemimpin jasa keuangan di ASEAN. Melalui misi Humanising Financial Services, Maybank berupaya menghadirkan solusi keuangan yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga tetap mengedepankan kebutuhan manusiawi nasabah.

Related Post